Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tanda Perlu Membuka Cabang Usaha

Kompas.com, 12 Januari 2023, 18:03 WIB
Gabriela Angelica,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Membuka cabang usaha merupakan suatu langkah yang perlu dipersiapkan dengan matang.

Modal saja tidak cukup, dibutuhkan persiapan menghadapi risiko bisnis, untung rugi, dan berbagai hal lain yang perlu dipertimbangkan.

Di sisi lain, memang banyak keuntungan yang bisa didapat dengan membuka cabang, misalnya meningkatkan penjualan, menjangkau pelanggan yang lebih jauh, hingga menaikkan citra brand.

Baca juga: Dua Cara yang Perlu Dipertimbangkan saat Ingin Membuka Cabang Usaha

Lantas, apa saja tanda-tanda usaha kita siap membuka cabang baru? Berikut ini 5 tandanya, seperti dilansir dari beberapa sumber.

1. Pelanggan Meningkat Pesat di Outlet Pusat

Ketika outlet pusat usaha Anda mengalami peningkatan jumlah konsumen dan seringkali ditanyakan perihal cabang di daerah lain, mungkin itulah saatnya untuk mempertimbangkan pembukaan cabang.

Jika modal mencukupi dan aspek-aspek lain memenuhi, mulailah merancang pembukaan cabang usaha baru.

Demand besar dan kondisi outlet utama perlu disesuaikan dan salah satu caranya memang dengan membuka cabang lain untuk memenuhi permintaan tersebut.

2. Modal Cukup untuk Pembukaan Cabang Baru

Modal adalah salah satu hal terpenting yang perlu dipersiapkan. Membuka cabang artinya Anda harus mempersiapkan outlet baru dari nol.

Biaya yang dikeluarkan pasti terhitung besar, mulai dari biaya operasional, biaya tempat, peralatan, merekrut pekerja, dan lainnya.

Modal yang dipersiapkan perlu dihitung sematang-matangnya sebelum melangkah lebih jauh.

Baca juga: Cara Memilih Orang untuk Pegang Cabang Bisnis Baru

3. Sudah Menemukan Lokasi yang Tepat

Lokasi baru bukan sekadar mencari alamat baru. Anda perlu menentukan lokasi baru tersebut dengan pertimbangan yang baik, seperti demografi lokasinya, bagaimana target pasar menjangkau lokasi, keramaian dan mobilitas di sekitar lokasi, serta kemudahan aksesnya. Hal-hal tersebut akan berpengaruh terhadap kesuksesan outlet baru nantinya.

4. Karyawan di Tempat Baru Sudah Siap

Membuka cabang tidak hanya soal membuka tempat di lokasi baru dengan peralatan dan isinya. Anda memerlukan pekerja baru untuk mengoperasikan usaha tersebut.

Persiapkan pekerja yang kompeten dan dapat dipercaya untuk menjalankan outlet baru. Setelah melakukan perekrutan, Anda bisa melakukan pelatihan lengkap dan menanamkan standar operasional prosedur (SOP) agar para pekerja siap melayani konsumen.

5. Engagement dengan Pelanggan untuk Perluasan Informasi

Saat membuka cabang baru, tentu hal tersebut harus diinformasikan kepada pelanggan setia dan calon pelanggan baru.

Anda perlu memastikan platform pemasaran sudah memiliki tingkat engagement yang cukup, agar informasi seputar cabang baru benar-benar tersampaikan.

Dengan begitu, awareness yang tinggi dapat membuat konsumen datang dan mau berbelanja atau membeli produk di cabang baru.

Baca juga: 6 Langkah Sukses Buka Cabang Usaha Baru


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau