Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rendang hingga Keripik Balado Dipromosikan di Norwegia, Potensi Ekspor Terbuka

Kompas.com, 18 Februari 2023, 07:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

OSLO, KOMPAS.com - Sejumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kuliner asal Sumatera Barat dipromosikan dalam pameran industri makanan dan minuman “Umami Arena”.

Pameran Umami Arena digelar pada 14-17 Februari di Nova Spektrum, Lillestrom, Norwegia.

Dalam kegiatan pameran Umami Arena, Pemprov Sumbar bekerja sama dengan Scanesia membawa UMKM untuk memperkenalkan beberapa makanan khas Sumatera Barat seperti Rendang Ikaboga, Kopi Solok Rajo, Keripik Balado Shirley, dan Coklat Lile.

Pameran Umami sendiri adalah pameran industri makanan terbesar di Norwegia yang diselenggarakan setiap tiga tahun.

Pameran Umami tahun ini diikuti oleh 405 exhibitor dari 17 negara dan dihadiri lebih dari 25.000 pengunjung dari bisnis makanan dan minuman.

”Kami akan dorong terus agar produk UMKM Sumbar dapat diekspor ke Norwegia, Insya Allah ini akan terealisasi dalam waktu dekat,” ujar Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Jumat malam.

Produk Makanan Sumatera Barat disambut baik oleh peserta pameran dan disebut telah menjalin sejumlah kesepakatan dengan beberapa perusahaan.

Audy mengatakan, rendang, keripik, kopi, coklat dan keripik khas Sumatera Barat telah dimodifikasi sesuai selera pasar Eropa agar digemari pasar Norwegia.

Sejumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kuliner asal Sumatera Barat dipromosikan dalam pameran industri makanan dan minuman “Umami Arena”. Pameran Umami Arena digelar pada 14-17 Februari di Nova Spektrum, Lillestrom, Norwegia.Dok. KBRI Oslo Sejumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kuliner asal Sumatera Barat dipromosikan dalam pameran industri makanan dan minuman “Umami Arena”. Pameran Umami Arena digelar pada 14-17 Februari di Nova Spektrum, Lillestrom, Norwegia.

Pada rangkaian kunjungan, KBRI Oslo bekerja sama dengan Indonesia Norway Society (INS) menyelenggarakan Business Meeting untuk menjembatani Pemerintah Provinsi Sumatera dengan perusahaan Norwegia di bidang energi terbaharukan.

Pertemuan dibuka oleh KUAI KBRI Oslo, Yudi Fitriandi yang menyampaikan harapan terbinanya kerjasama untuk pembangunan energi terbaharukan.

“Norwegia adalah salah satu mitra Indonesia di bidang Energi, kita harus gabungkan kekayaan Indonesia dengan keahlian Norwegia” ujar Yudi.

Yudi juga berharap kerja sama diperluas untuk pengembangan hidrogen hijau, sustainable finance, dan waste to energy.

Pada Business Meeting, Audy menyampaikan paparan mengenai potensi energi terbaharukan Sumbar di hadapan perusahaan Norwegia antara lain Scatec Solar, Tinfos, Ocean Sun serta lembaga investasi Norwegia (Norfund).

Dalam kunjungan ini, Delegasi Provinsi Sumatera Barat juga melakukan pertemuan dengan NG Norsk Gjenvinning dan Avfall Norge, perusahaan daur ulang Norwegia untuk menjajaki penerapan sistem daur ulang limbah di Sumatera Barat.

Avgall Norge saat ini telah memiliki proyek percontohan untuk Clean Oceans for Clean Communities (CLOCC) di Banyuwangi yang diharapkan dapat diimplementasikan di wilayah lainnya termasuk Sumatera Barat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau