Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Sukses Membangun Bisnis Handicraft

Kompas.com - 06/03/2023, 11:05 WIB
Rheina Arfiana,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Banyak bisnis handicraft atau kerajinan tangan yang berawal dari hobi dan kreativitas. Meski demikian, tak mudah untuk memulainya dan bertahan menjalankan bisnis handicraft, jika tak memiliki konsistensi.

Heri Roe, Creative Designer Herviolet Indonesia berbagi tips membangun bisnis handicraft yang sukses dan bisa bertahan sepanjang masa.

1. Konsisten

Menurut Heri, semua orang bisa membangun bisnis, tetapi tidak semua orang bisa konsisten dan bertahan.

“Pertama harus konsisten. Kemudian kedua mengikuti demand dan market, tetapi (ketiga) juga tetap mengembangkan signature atau ciri khas dari produk kita, karena itu susah sekali," ujar Heri saat ditemui Kompas.com di acara Inacraft 2023 di Jakarta, Jumat (3/3/2023).

Ketiga hal tersebut juga dikatakan Heri menjadi kunci yang harus dimiliki para pengusaha, untuk menghadapi persaingan dalam bisnis.

Baca juga: 3 Tips Merintis Usaha untuk Ibu Rumah Tangga

2. Siap menghadapi tantangan

Heri mengatakan, banyak sekali tantangan yang akan dihadapi selama membangun bisnis.

"Pertama mungkin awal-awal soal permodalan, lalu Sumber Daya Manusia (SDM), keluar masuk pegawai hingga bahan baku," katanya.

Setiap bisnis akan menghadapi tantangan berbeda-beda, tetapi apa pun itu seorang pelaku usaha harus siap menghadapi dan mencari jalan keluarnya.

3. Adaptif

Dikatakan Heri, selain tantangan, pelaku usaha juga harus siap menghadapi setiap perubahan.

"Tidak bisa langsung resisten atau menolak, tapi harus mempelajari itu. Sekarang zamannya online, untuk bertahan kita perlu mengikuti kursus mempelajari Instagram, fotografi, dan desain," jelasnya.

"Jadi, memang ikut mengembangkan diri, tidak hanya melihat dan pasrah. Tapi juga harus ikut berkembang dengan arah kemajuan zaman," pungkasnya.

Baca juga: Tips Sukses Memulai Usaha dari Peserta Inacraft 2023

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau