Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Prinsip Hidup Orang yang Sukses, Bisa Ditiru!

Kompas.com, 3 Agustus 2023, 20:17 WIB
Add on Google
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

KOMPAS.com - Meraih kesuksesan merupakan impian semua orang. Namun, tak semua orang bisa sukses.

Lalu apa saja prinsip hidup orang yang sukses? Apa saja yang membuat mereka berhasil?

Setiap orang sukses punya prinsip-prinsip hidup yang bisa dipelajari. Kamu bisa menerapkan prinsip-prinsip kesuksesan mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Jika prinsip hidup itu berhasil untuk mereka, kemungkinan besar akan berdampak baik juga untuk dirimu. Berikut lima prinsip hidup orang sukses yang bisa kamu tiru seperti dirangkum dari Amartha.com.

1. Susun Rencana dan Action!

Kamu perlu memproyeksikan pencapaian kamu dalam waktu 5-10 tahun mendatang. Begitu punya gambarannya, susunlah jalan yang harus dilalui secara bertahap.

Baca juga: 4 Strategi Membangun Bisnis yang Sukses dan Berkembang

Apabila rencana masa depanmu sudah jelas, langkah selanjutnya adalah action! Rencana dan prinsip hidup untuk masa depan yang sudah kamu susun, tidak akan berguna jika tidak diikuti aksi nyata.

Lakukan dengan penuh komitmen. Karakter khas orang-orang yang sukses adalah mereka berkomitmen dengan rencana yang mereka buat.

2. Terus Mencoba Tanpa Takut Gagal

Sesuatu yang wajar saat kamu merasa kecewa, tak berdaya, dan terpuruk saat kali pertama mengalami kegagalan. Namun, ada satu prinsip orang sukses yang harus kamu terus punya.

Seseorang lebih baik gagal bahkan hingga berkali-kali, daripada merasa menyesal karena tidak pernah mencoba.

Baca juga: 5 Tips Sukses Membangun Bisnis Es Krim untuk Pemula

Belajar dari kegagalan dan kesalahan adalah cara terbaik untuk bertumbuh. Kamu akan menjadi orang yang lebih kuat, tahan banting, dan benar-benar menghargai kehidupan.

3.Pergunakan Waktu Sebaik Mungkin

Waktu tak akan bisa diputar kembali ke belakang. Pergunakanlah waktu sebaik mungkin.

Jika kamu lewatkan kesempatan menggunakan waktu, maka yang tersisa hanyalah penyesalan. Kamu akan menyadari bahwa ternyata harta berharga yang sering kita hiraukan adalah waktu.

4. Tidak Pernah Berhenti Belajar

Prinsip hidup orang sukses yang bisa diterapkan adalah mereka tidak pernah berhenti belajar. Orang yang sukses selalu haus dengan ilmu-ilmu baru. Mencoba memahami tren dan teknologi terbaru agar dapat mengikuti perkembangan zaman.

Baca juga: 4 Tantangan yang Dihadapi Pebisnis, Salah Satunya Berpikir Sukses itu Instan

Mereka juga tidak pernah ragu untuk keluar dari zona nyaman. Jika hal tersebut diperlukan untuk membuat mereka bertumbuh menjadi orang yang lebih baik lagi.

5. Apresiasi Setiap Pencapaian Kecil

Belajar untuk mengapresiasi setiap pencapaian kecil adalah prinsip hidup sederhana yang seringkali dilupakan banyak orang.

Baca juga: 6 Tips Sukses Menjadi Seorang Sociopreneur

Situasi yang serba cepat dan instan mempengaruhi bagaimana cara pandang orang-orang. Orang ingin memperoleh keberhasilan dalam waktu cepat dan kurang menghargai pencapaian kecil.

Padahal, untuk meraih kesuksesan harus melewati pencapaian-pencapaian kecil.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau