Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bantu UMKM Ekspor, BCA dan Kementerian Perdagangan Rancang Kurikulum Khusus

Kompas.com - 16/08/2023, 18:00 WIB
Fransisca Mega Rosa Mustika,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Central Asia (BCA) bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan melalui Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) untuk menyelenggarakan pelatihan untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mitra binaan BCA yang siap ekspor.

Hal ini dilakukan sebagai upaya mendorong perkembangan UMKM melalui kegiatan ekspor. 

Kerjasama pelatihan UMKM binaan BCA Go Export 2023 diawali dengan penandatanganan dokumen Perjanjian Kerja Sama oleh Kepala PPEJP Kementerian Perdagangan, Sugih Rahmansyah dan Senior Vice President of Division Business Commercial & SME BCA, Tjoeng Haryanto di Jakarta pada Kamis (10/8/2023).

Baca juga: Seribu UMKM Binaan Bank Indonesia Tampil di Karya Kreatif Indonesia 2023

Sebagai pilot project, BCA dan PPEJP menargetkan 60 pelaku UMKM mengikuti kegiatan pelatihan yang akan dilaksanakan di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Kurikulum khusus yang disusun oleh BCA dan PPEJP berisi materi peningkatan kualitas produk, akses impor, dan simulasi transaksi luar negeri.

Kurikulum ini diharapkan tidak hanya membantu mereka memasuki pasar global, melainkan juga mendukung pelaku UMKM melakukan ekspor barang yang memiliki added value dan nilai jual lebih besar. 

Senior Vice President Division Business Commercial & SME BCA, Tjoeng Haryanto menjelaskan, pihaknya melihat UMKM memiliki potensi yang sangat besar untuk memajukan perekonomian nasional.

Sebagai bagian dari ekosistem keuangan nasional, BCA berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam mendorong UMKM Go Export melalui berbagai inovasi.

"Dari sisi akses keuangan BCA telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada UMKM di berbagai lini usaha. Pelatihan ini diharapkan dapat melengkapi fasilitas akses keuangan yang telah kami sediakan,” kata Tjoeng Haryanto.

Selain dukungan ini, BCA juga mendukung pertumbuhan UMKM melalui program pembiayaan khusus UMKM dan mengembangkan program khusus UMKM berwawasan Lingkungan, Sosial  dan Tata Kelola (LST).

Pada tahun 2023, BCA juga mengadakan UMKM Fest sebagai wadah untuk mempertemukan UMKM dengan pelaku bisnis, serta membantu memasarkan produk secara online dan offline. Acara tersebut diikuti oleh lebih dari 1.400 pelaku UMKM dari seluruh Indonesia.

Baca juga: Bank Indonesia Perwakilan Sulsel Jadikan Bengok Kraft jadi Contoh Produk UMKM Ekspor

“Kami menyadari walaupun UMKM memiliki potensi besar, banyak dari mereka masih menemukan kesulitan untuk membuka akses ke pasar internasional dan melakukan transaksi luar negeri," ujar Tjoeng Haryanto.

Oleh karena itu, lanjut Tjoeng, pelatihan tersebut telah dirancang khusus untuk menjawab semua kesulitan mereka. Pemateri tak hanya membekali teori, melainkan juga akan memberikan simulasi transaksi untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas mereka.

"Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam kemajuan usaha mereka,” ungkap Tjoeng Haryanto.

Selain memberikan pelatihan untuk UMKM siap ekspor, kerjasama BCA dan Kementerian Perdagangan juga dilakukan melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Atase Perdagangan (Atdag), serta Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN) yang akan membantu membuka akses pasar internasional bagi UMKM.

Seperti diketahui, UMKM merupakan tulang pungggung perekonomian nasional. Menurut data Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (KUKM) tahun 2018, ada 64,2 juta pelaku UMKM atau 99,99 persen dari jumlah pelaku usaha di Indonesia.

Daya serap tenaga kerja UMKM adalah sebanyak 117 juta pekerja atau 97 persen dari daya serap tenaga kerja dunia usaha. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga mencatat jumlah kontribusi ekspor UMKM naik dari 14,37 persen pada 2020 menjadi 15,69 persen pada 2021.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau