Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pentingnya Menyusun "Business Plan", Pelaku UMKM Wajib Tahu

Kompas.com, 9 September 2023, 11:30 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Ketika ingin mengembangkan suatu bisnis, perencanaan menjadi hal terpenting yang harus dipersiapkan dengan matang. Hal ini juga berlaku untuk bisnis mikro, kecil, dan menengah alias UMKM.

Business plan atau perencanaan bisnis merupakan suatu strategi yang menggambarkan bagaimana akan dijalankan nantinya.

Dalam menyusun strategi bisnis ini, isinya haruslah detail dan jelas karena akan digunakan sebagai acuan dalam menjalankan bisnis kedepannya.

Bagi UMKM, business plan sangat penting karena membantu merumuskan visi jangka panjang. Termasuk memberikan panduan dalam menghadapi tantangan bisnis.

UMKM yang baru saja berdiri, biasanya punya banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama kompetitor, sehingga perlu adanya business plan yang dibuat dengan jelas dan terperinci. Simak 5 cara menyusun business plan untuk pelaku UMKM dilansir dari Cermati.com berikut ini:

1. Melakukan Riset dan Analisa Pasar

Riset adalah langkah dasar yang harus setiap pelaku usaha lakukan sebelum mulai menjalankan bisnisnya. Dengan riset, pelaku usaha bisa lebih memahami kondisi pasar dan mengumpulkan data-data yang nantinya berguna untuk menyusun rencana bisnis. Riset ini mencakup riset kondisi pasar, riset pelanggan, riset kompetitor, dan sejenisnya.

2. Buat Deskripsi Usaha Lengkap dengan Menentukan Visi Misinya

Setelah berhasil mendapatkan data-data hasil riset, langkah selanjutnya adalah menentukan deskripsi usaha. Deskripsi usaha ini mencakup visi misi, struktur dari organisasi, dan sejenisnya. Baik data hasil riset dan deskripsi usaha, keduanya merupakan hal yang penting.

Data hasil riset digunakan sebagai bahan untuk menentukan rencana bisnis, sementara deskripsi ini akan menentukan arah jalannya perusahaan. Arah jalannya perusahaan inilah yang jadi salah satu faktor penting dalam penyusunan business plan. Rencana bisnis yang dibuat harus relevan dengan visi misi perusahaan.

3. Melakukan Analisis SWOT

SWOT adalah singkatan dari Strength, Weakness, Opportunity, dan Threats atau Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman. SWOT sendiri merupakan salah satu analisis yang paling banyak digunakan dalam sebuah bisnis.

Analisa ini mencakup bidang yang luas dan kompleks terkait bisnis tersebut. Langkah analisis bisnis ini menjadi hal yang krusial dalam penyusunan business plan, sehingga tak boleh dilewatkan.

Baca juga: Jurus Bisnis UMKM Tahan Banting dan Awet Sepanjang Masa

4. Membuat Timeline

Pastikan untuk menyusun timeline. Sebab, timeline lah yang nantinya akan dijadikan gambaran kapan rencana bisnis yang dibuat akan dijalankan. Umumnya, timeline ini disusun per kuartal tiap tahunnya.

Namun, jangan lupa untuk melakukan evaluasi mendalam di setiap akhir kuartal. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah rencana bisnis sudah sesuai dengan eksekusinya atau belum.

5. Mengatur Kondisi Keuangan Perusahaan

Kesuksesan sebuah bisnis tak lepas dari kemampuan owner dan manajemen dalam mengelola keuangan. Untuk melakukan hal ini, Anda harus membuat sistem pencatatan keuangan yang baik.

Dari mulai menentukan budgeting anggaran dengan ketat, dan menerapkan kebijakan keuangan yang tepat. Semua hal ini harus dibarengi dengan eksekusi yang baik.

Pastikan untuk mencatat setiap transaksi keuangan perusahaan dan menyusun laporan keuangan dengan detail. Hal ini sangat berguna untuk menentukan rencana bisnis yang selanjutnya dan sebagai laporan untuk pihak lain, misalnya investor.

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau