Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jokowi Sebut BRILIANPRENEUR 2023 Jadi Ajang Pertemuan Buyers dan Pelaku UMKM

Kompas.com, 7 Desember 2023, 17:34 WIB
Nur Wahyu Pratama,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pameran UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENUER 2023 secara resmi dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta pada Kamis (7/12/2023).

Jokowi mengapresiasi penyelenggaraan Brilianpreneur 2023 karena kegiatan ini penting dilakukan untuk mempertemukan buyers dengan para pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Hal ini karena produk UMKM yang sudah ekspor hanya 15,7 persen. Angka ini jauh di bawah Singapura yang menyentuh 41 persen dan Thailand 29 persen. Tentu ini menjadi pekerjaan besar kita,” lanjut Jokowi pada pameran Brilianpreneur 2023 di JCC, Jakarta pada Kamis (7/12/2023).

Baca juga: LPEI dan Pemprov Sumbar Teken MoU untuk Perkuat UMKM Berorientasi Ekspor

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, pada pameran tahun ini pihaknya berhasil mendorong sebanyak 700 pelaku UMKM yang pada awalnya hanya 155 pelaku UMKM.

Laporan Menteri BUMN, Erick Thohir pada Brilianpreneur 2023 di JCC, Jakarta pada Kamis (7/12/2023)Nur Wahyu Pratama Laporan Menteri BUMN, Erick Thohir pada Brilianpreneur 2023 di JCC, Jakarta pada Kamis (7/12/2023)

“Nilai transaksi juga meningkat, pada tahun 2019 hanya 33,5 juta US dollar dan pada tahun 2023 sudah menyentuh 80 juta US dollar dan kita harapkan terus meningkat. Selain itu, pada tahun ini juga terdapat partisipasi buyer dari 7 negara,” tambah Erick Thohir.

Erick Thohir juga akan terus mendorong terhadap 30 juta pelaku UMKM yang masuk ke sistem digital melalui akses pembiayaan bank-bank BUMN di Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA).

Baca juga: 6 Tips Sukses Memulai Bisnis Bengkel Motor Listrik

“Saat ini kita sudah berikan pembiayaan ke UMKM hampir Rp 1.600 trilliun per september 2023 dan 83 persennya dari BRI. Kita mendorong Himbara lain untuk terus meningkatkan pembiayaan tersebut,” ujar Erick Thohir.

Di samping itu, Jokowi mengatakan, pembiayaan UMKM harus dipermudah, Jokowi melihat penyaluran kredit perbankan ke UMKM hanya diangka 21 persen.

“Angka ini jauh dibandingkan China yang sudah 65 persen, Jepang 65 persen, dan India sebesar 50 persen. Karenanya, Menteri BUMN dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus memperbaiki regulasi penyaluran kredit, karena tidak semua pelaku UMKM memiliki aset agunan,” tambah Jokowi.

Baca juga: Kisah Sukses Ajeng Respati dan Nesya Valeria Rintis Havilla Tea

Jokowi melihat, setiap penyaluran kredit juga harus memperhatikan prospek bisnis kedepannya, tidak melulu melihat agunan.

“Kalau pelaku UMKM tidak memiliki agunan tapi prospek bisnis ke depannya bagus mestinya bisa diberikan kredit,” jelas Joko Widodo.

“UMKM kita harus terus naik kelas, go digital, go internasional, dan harus menguasai pasar lokal yang kita miliki karena pasar kita besar sekali tapi juga tidak boleh melupakan pasar ekspor dan global,” tutup Joko Widodo.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau