Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Bantu Buka Peluang Usaha untuk Masyarakat, Dreg’s Barbershop Buka Kursus Potong Rambut Gratis Bersama Muslim Syaebani

Kompas.com, 12 Desember 2023, 20:31 WIB
Nur Melati Syamdani,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Keterampilan atau bakat dalam bidang memotong rambut dapat menjadi peluang usaha yang menghasilkan keuntungan. Terlebih, tempat pemotongan rambut juga digandrungi masyarakat yang ingin punya penampilan menarik.

Guna menularkan ilmu dan sekaligus membuka peluang usaha bidang potong rambut, Dreg’s Barbershop yang didirikan ahli potong rambut Muslim Syaebani membuka kurus potong rambut bagi pria dan wanita yang ingin mengembangkan keterampilan dalam dunia grooming.

Kursus tersebut dipandu langsung oleh Muslim Syaebani dan tanpa dipungut biaya alias gratis.

Selama mengikuti kursus itu, peserta diharapkan membawa alat cukur pribadi, termasuk gunting, clipper, sisir, dan keep. Peralatan cukur pribadi ini penting dimiliki peserta agar dapat berlatih dan memperdalam keterampilan mereka secara optimal.

Muslim Syaebani bersama pelanggan Dreg?s Barbershop.Dok. Dreg’s Barbershop Muslim Syaebani bersama pelanggan Dreg?s Barbershop.
Kursus itu diadakan setiap hari mulai pukul 14.00–22.00 WIB di Dreg's Barbershop, Jalan Cipto Mangunkusumo No 13B, Peninggilan, Ciledug, Kota Tangerang, Banten.

Dreg’s Barbershop sengaja membuka kursus dengan jadwal fleksibel agar bisa diikuti oleh pekerja atau orang yang memiliki jadwal padat tanpa mengorbankan komitmen lain.

Muslim menjelaskan, kursus tersebut dibuka tidak hanya untuk mengajarkan seni potong rambut, tetapi juga memiliki tujuan sosial yang kuat.

“Saya berkomitmen untuk berbagi ilmu dan membangun sumber daya manusia yang berguna dan bertalenta,” kata pria asal Kebumen, Jawa Tengah, itu dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (12/12/2023).

Kursus ini merupakan wujud nyata dari upaya Dregs’s Barbershop untuk memberikan peluang kepada masyarakat dalam mencari penghasilan dan meningkatkan keterampilan.

Selain kursus gratis, Dreg's Barbershop juga menyediakan berbagai fasilitas dan layanan untuk memanjakan pelanggan, mulai dari potong rambut, perawatan jenggot kumis, cuci rambut, hair tonik, semir rambut, hingga cream bath. Semua dihadirkan dengan memperhatikan detail dan keahlian tinggi.

Peserta yang ingin mengikuti kursus potong rambut bisa datang langsung Dreg’s Barbershop dengan membawa peralatan cukur. Peserta juga dapat membawa model sendiri atau mencari anak-anak di sekitar toko untuk dijadikan model.

Informasi lebih lengkap mengenai kursus tersebut bisa didapatkan melalui akun Instagram resmi @Dreg's_barbershop dan @muslimsyaebani.

“Jadilah, bagian dari komunitas kami yang berkembang pesat dan mari bersama asah bakat potong rambut Anda dengan Dreg's Barbershop!” tutur Muslim.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang

Terkini Lainnya
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau