Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kembangkan UMKM, Pemkab Sukabumi Kolaborasi dengan UMMI

Kompas.com, 26 Januari 2024, 19:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

SUKABUMI, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkolaborasi dengan universitas membuat berbagai inovasi untuk mengembangkan produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) khas Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Kolaborasi dalam upaya pengembangan UMKM ini sudah kami lakukan dengan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI). Dengan adanya kerja sama ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas produk UMKM serta memperluas jaringan pemasaran," kata Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman di Sukabumi, Kamis seperti dilansir dari Antara.

Menurut Ade, pihaknya juga sudah bertemu langsung dengan Rektor UMMI Dr Reny Sukmawani beserta jajaran di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi pada Rabu (24/1).

Dari hasil pertemuan itu, selain untuk melakukan kolaborasi, pihak UMMI pun siap memberikan kontribusi untuk pembangunan di Kabupaten Sukabumi. Salah satunya memajukan UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Tentunya tujuan UMMI tersebut harus disambut baik karena sejalan dengan visi dan misi Pemkab Sukabumi yang sedang berupaya meningkatkan perekonomian warga dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada, salah satunya mengembangkan UMKM dengan menciptakan wirausahawan-wirausahawan baru," kata Reny.

Baca juga: Warga Ciemas Sukabumi Olah Mangga jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi

UMKM merupakan tiang perekonomian bangsa khususnya Kabupaten Sukabumi, karena sudah terbukti tangguh menjaga perekonomian daerah mulai dari krisis moneter hingga pandemi COVID-19. Bahkan pasca-pandemi, UMKM menjadi yang pertama membangkitkan perekonomian warga.

"Kolaborasi ini merupakan komitmen Pemkab Sukabumi dalam memperkuat kerjasama untuk mendukung program-program pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM," ujar Reny..

Ade mengatakan kerja sama dengan berbagai pihak seperti lembaga pendidikan, badan usaha, komunitas dan lembaga lainnya tentu sangat membantu Pemkab Sukabumi dalam mengembangkan UMKM.

Lewat kerjasama tersebut, diharapkan membawa dampak positif bagi pengembangan ekonomi secara keseluruhan di kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa dan Bali ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau