Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

The Entrepreneurs Society Fasilitasi Pelaku Usaha Kembangkan Bisnis

Kompas.com, 28 Februari 2024, 08:00 WIB
Add on Google
Anagatha Kilan Sashikirana,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Bergabung dengan komunitas bisnis bisa memberikan banyak manfaat bagi pelaku usaha. Selain membangun jaringan koneksi yang lebih luas, kamu juga bisa mendapatkan banyak pengetahuan dan peluang baru dalam dunia bisnis.

Di Indonesia ada banyak komunitas bisnis, salah satunya The Entrepreneurs Society yang dibangun oleh Klemens Rahardja.

The Entrepreneurs Soiciety adalah komunitas pengusaha muda yang memiliki visi mempersatukan Indonesia tanpa diskriminasi, menyejahterakan rakyatnya melalui pengembangan ilmu, edukasi, inspirasi dan peluang dalam dunia kewirausahaan.

Landasan Klemens menjadi founder dari komunitas ini berawal dari perjalanannya merantau ke Melbourne, Australia. Setelah pulang kembali ke Indonesia, Klemens ingin berkontribusi membangun Tanah Air.

Saat itu dia melihat belum ada komunitas pengusaha, kalaupun ada sayangnya bersifat politik. Maka dari itu, Klemens tergerak untuk membangun komunitas bisnis sendiri.

Baca juga: Simak 8 Tips Pentingnya Bergabung dalam Komunitas Bisnis

“Saat kembali, saya butuh komunitas yang vibrasinya positif dan saling mendukung satu sama lain. Pengusaha butuh network yang luas. Itulah mengapa saya bangun The Entrepreneurs Society” papar Klemens pada saat diwawancarai oleh Kompas.com di acara IFBC EXPO 2024, Jumat (23/02/2024).

Saat merintis komunitas ini, Klemens mengajak sejumlah teman. Tujuan utamanya agar mereka punya kelompok yang sama-sama mau berkembang.

Semakin lama komunitas ini semakin besar. Saat ini tercatat sebanyak 2000 anggota di seluruh Indonesia telah bergabung dengan The Entrepreneurs Society.

Bisa Bantu Bisnis Berkembang 

Menurut Klemens, membangun sebuah komunitas memiliki tantangan tersendiri. Terlebih lagi, anggota yang bergabung memiliki kategori dan segmentasi bisnis yang berbeda-beda

"Nggak mudah mempersatukan orang-orang dari latar belakang yang berbeda. Tapi dengan satu visi misi yang sama kita bisa berkembang jauh lebih besar lagi,” ungkap Klemens.

Baca juga: 5 Alasan Pentingnya Pebisnis Bergabung dengan Komunitas

Dia menyebut ada manfaat yang bisa dirasakan pebisnis saat bergabung dengan The Entrepreneurs Society yakni mendapat ilmu dari praktisi bisnis dengan kurikulum dasar yang lengkap. selanjutnya, bisa memperluas akses networking untuk membina kolaborasi dan saling membantu marketing satu sama lain.

“Harapannya semakin banyak orang yang bergabung dan turut serta membangun komunitas. Kedepannya kita ingin membangun yayasan untuk menaungi anak anak berpotensi yang bisa memberikan dampak lebih besar untuk Indonesia” tutup Klemens.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau