Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Modal Usaha Rp25 Juta untuk Pelaku UMKM

Kompas.com, 3 Juni 2024, 16:52 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

Sumber Antara

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, menyiapkan bantuan modal usaha sebesar Rp25 juta untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Anna Ratna mengatakan bantuan modal tersebut dipergunakan sebagai pinjaman kepada pelaku UMKM yang sudah bergerak selama enam bulan.

"Memberikan pinjaman kepada UMKM, maksimal pinjaman sebesar Rp25 juta, dengan syarat mereka harus sudah menjalankan usahanya selama 6 bulan," kata Ratna seperti dilansir dari Antara pada Senin (3/6/2024).

Ia mengungkapkan, pemberian modal usaha untuk mendukung pengembangan UMKM agar dapat bersaing di kancah nasional bahkan internasional.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga terus berinovasi memberikan bantuan pemasaran produk baik online ataupun ofline dan mengikutkannya dalam pameran-pameran yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dan pusat.

"Untuk pemasaran produk, kami bantu secara offline melalui pameran-pameran, tapi juga online. Sekarang, kami melakukan integrasi sistem melalui Rumah Sikum (Rumahnya Dinas Koperasi dan Usaha Mikro). Dalam aplikasi ini, ada koperasi, ada usaha mikro, ada pengembangan yang kami lakukan di situ, salah satunya adalah penjualan secara online," ujar Ratna.

Baca juga: Pasarkan Produk UMKM, Pemkot Tangerang Kerjasama dengan Tiga Hotel

Ia menyebutkan saat ini jumlah pelaku UMKM di bawah naungan Dinas Koperasi terdapat 61.011 UMKM, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, yang 25.900 UMKM.

"Dengan pertumbuhan usaha mikro yang terus meningkat, maka kami berupaya terus memberikan dukungan," tambah Ratna.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid menambahkan dalam kurun waktu 10 tahun (2014-2024), pihaknya telah mengucurkan dana sebesar Rp270 miliar untuk meningkatkan dan mengembangkan UMKM di wilayahnya.

"Sasarannya adalah seluruh koperasi dan usaha mikro yang ada di Kabupaten Tangerang," ungkap Ratna.

Ia pun berharap UMKM di Kabupaten Tangerang bisa terus mengalami peningkatan. Pasalnya, UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian rakyat di Kabupaten Tangerang.

"Ketika UMKM tumbuh, tentunya dapat membuka lapangan pekerjaan, walaupun tidak signifikan," pungkas Ratna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau