Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Strategi Bisnis yang Berorientasi Pelanggan, Penting Bagi Usaha Kecil

Kompas.com - 05/08/2024, 15:10 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

Sumber Forbes

KOMPAS.com - Menjaga kepuasan pelanggan merupakan tanggung jawab utama setiap pengusaha. Namun, hal buruk bisa terjadi jika pengusaha malah fokus menambah pundi-pundi penghasilan dan membuat investor senang.

Berdasarkan penelitian terbaru dari Small Business seperti dilansir dari Forbes, 94 persen orang mempertimbangkan cara perlakuan terhadap pelanggan sebelum memutuskan untuk berbisnis dengan pengusaha.

Menjadikan klien sebagai pusat bisnis adalah hal yang penting untuk diperhatikan oleh para pengusaha. Perhatian terhadap klien penting dilakukan tak peduli seberapa besar pertumbuhan bisnis yang didapatkan.

Pemahaman pelanggan dalam setiap bisnis lebih dari sekedar menyediakan layanan yang prima. Setiap pengusaha wajib menempatkan kebutuhan dan pengalaman pelanggan sebagai inti strategi bisnis termasuk dari pengembangan dan desain produk hingga proses pemasaran.

“Pendekatan bisnis yang berorientasi kepada pelanggan tidak memandang pelanggan hanya sebagai sumber pendapatan tetapi sebagai pemangku kepentingan utama dalam ekosistem bisnis,” jelas Pendiri Independent Investment Advisors, Goran Ognjenovic seperti dikutip dari Forbes.

Baca juga: 4 Cara Menarik Pelanggan Saat Membangun Bisnis Baru

Ada banyak keuntungan menjalankan bisnis yang berorientasi kepada pelanggan seperti mendapatkan kepuasan yang lebih tinggi, mendapatkan pemahaman mendalam terkait kebutuhan dan keinginan klien, meningkatkan relevansi dan keunggulan kompetitif produk, mempertahankan dan menarik klien baru melalui promosi dari mulut ke mulut berdasarkan referensi pelanggan yang positif.

Lalu strategi apa yang bisa dilakukan agar bisnis berorientasi kepada pelanggan? Berikut ulasannya.

1. Respon Perubahan dengan Cepat

Pengusaha perlu menyelaraskan strategi bisnis dengan kebutuhan pelanggan. Perubahan pasar juga perlu dipantau dan direspon dengan cepat jika ada terjadi perubahan.

“Hampir 70 persen konsumen mengatakan kepada kami bahwa berperilaku tidak konsisten adalah hal yang manusiawi dan dapat diterima. Namun, konsumen juga mengatakan bahwa dunia usaha perlu mengikutinya," kata David Droga dan Baiju Shah dari The Harvard Business Review seperti dilansir dari Forbes.

Baca juga: 3 Cara Menarik Pelanggan Sesuai Target Pasar

Mereka menambahkan, dua pertiga pelanggan menilai pengusaha tak merespon perubahan kebutuhan mereka dengan cepat.

Mengetahui kebutuhan pelanggan sangat penting untuk dilakukan. Perusahaan konsultan bisnis, BIA Advisory Servies mencatat lebih dari separuh pendapatan dari 61 persen usaha kecil berasal dari pelanggan tetap.

2. Pantau Reputasi Online

Studi dari kantor akuntan publik, Deloitte menemukan 81 persen orang membaca ulasan dan peringkat online sebelum berbisnis dengan sebuah merek. Hal itu menunjukkan pentingnya pengusaha menjaga reputasi online mereka.

"Didukung dengan akses terhadap informasi, jejaring sosial, dan perangkat digital, konsumen kini dilengkapi dengan baik untuk melakukan penelitian dan mendapatkan kepuasan atas sebagian besar kebutuhan mereka," tulis Deloitte.

Baca juga: 3 Cara Meningkatkan Pelayanan agar Pelanggan Kembali Lagi

Dengan demikian, konsumen memiliki ekspektasi lebih dan pengusaha akan semakin sulit mengimbanginya. Setiap pengusaha penting untuk menanggapi ulasan bahkan yang bernada negatif dan melakukan perbaikan dengan usaha terbaik.

3. Pertahankan Kemampuan Beradaptasi

Usaha berskala kecil dikenal memiliki kemampuan bertahan secara alami. Dengan begitu, usaha kecil bisa terus mengetahui kebutuhan pelanggan melalui hubungan yang lebih pribadi.

Baca juga: 3 Tips Menciptakan Keterlibatan Pelanggan

Bisnis kecil diharapkan mampu fleksibel beradaptasi dengan perubahan pasar. Terus perhatikan setiap kebutuhan pelanggan dalam setiap langkah pengembangan bisnis.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau