Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tingkatkan Nilai Ekonomis, Akademisi Pattimura Kembangkan Pisang Tongka Langit

Kompas.com - 26/09/2024, 22:52 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

Sumber Antara

AMBON, KOMPAS.com - Akademisi Universitas Pattimura (Unpatti) mengembangkan varietas pisang endemik Maluku pisang tongka langit menjadi bernilai ekonomis sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Pisang ini bisa diolah menjadi mie, keripik pisang, tepung hingga roti pisang," kata Dosen Fakultas MIPA Universitas Pattimura Ambon, Prof. Adriana Hiariej di Ambon, Kamis (26/9/2024) seperti dilansir dari Antara.

Adriana menjelaskan bahwa pisang tongka langit dengan nama latin Musatroglodytarum L merupakan salah satu jenis tanaman endemik yang berasal dari Maluku.

Namun, pisang jenis ini jarang disukai masyarakat untuk dijadikan panganan bernilai ekonomis seperti varietas pisang lainnya.

"Bahkan bisa dikatakan tidak banyak petani membudidayakan pisang jenis ini lantaran nilai ekonomis kalah saing dibanding jenis pisang lainnya," lanjut Adriana.

Baca juga: Intip Cara Pisang Goreng Bu Nanik Jual Gorengan jadi Terkenal

Pisang jenis ini memiliki ciri khas tangkai buah tegak lurus ke langit sesuai dengan istilah dialek Maluku melekat padanya "tongka langit" yang berarti topang langit.

"Saat sedang berbuah, tandan pisang pada umumnya akan mengarah ke bawah namun tidak dengan Tongka Langit. Saat berbuah, tandan pisang akan mengarah ke langit (atas), inilah yang membuatnya diistilahkan tongka langit," jelasnya.

Di samping itu, buahnya pun lebih besar dari pisang biasa dan warnanya jauh lebih kuning.

Tak jarang pisang ini dijadikan sebagai obat-obatan bagi masyarakat lantaran mengandung Beta karoten, Antioksidan yang meningkatkan daya tahan tubuh, penangkal radikal bebas dan dapat mencegah masalah pada mata, penyakit kulit dan jantung.

Hiariej mengatakan unit produksi pisang tongka langit untuk bernilai ekonomis tinggi ini menggunakan akronim tongka langit yakni Tolangit.

Produk-produk Tolangit ini dibuat olehnya bersama beberapa mahasiswa Unpatti dan rencananya akan disosialisasikan kepada para petani pisang.

"Kami memiliki unit produksi yang kami kembangkan sendiri. Produk-produk ini didasari pada penelitian-penelitian mulai dari suvery sampai menganalisis," ungkap Adriana.

Ia melanjutkan produk pisang tongka langit ini biasanya dipasarkan pada setiap pameran UMKM di Kota Ambon, harganya pun cukup terjangkau mulai dari Rp15.000 hingga Rp30.000 per sisir.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau