Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Profil Ferry Juliantono, Politisi Gerindra yang Ditunjuk jadi Wamen Koperasi

Kompas.com, 21 Oktober 2024, 07:04 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Ferry Juliantono sebagai Wakil Menteri Koperasi dalam Kabinet Merah Putih pada Minggu (20/10/2024). Ferry akan mendampingi Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi dalam kiprahnya ke depan.

Ferry dikenal sebagai salah satu politikus di Partai Gerindra dengan jabatan sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra. 

Pencapaian Ferry saat ini punya perjalanan yang cukup panjang. Ferry pada saat muda menimba ilmu di Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran dan mengambil studi Akuntansi.

Ferry kemudian lulus pada tahun 1993. Pada tahun 2026, Ferry melanjutkan studi pascasarjana di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dengan kekhususan Ekonomi Politik Internasional pada tahun 2006. 

Sebelum berkiprah bersama Gerindra, Ferry mengawali karir politiknya dengan bergabung ke dalam Partai Demokrat pada tahun 2010. Keputusannya itu menjadi salah satu pendorong Ferry tiba di posisi saat ini. 

Di samping dunia politik, Ferry terlibat aktif dalam dunia koperasi. Nama Ferry saat ini tercatat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).

Nama Ferry juga tercatat sebagai salah satu dari 100 tokoh koperasi yang diabadikan dalam buku "Apa dan Siapa 100 Orang Koperasi Indonesia" karya Irsyad Muchtar.

Baca juga: Profil Budi Arie yang Ditunjuk Prabowo sebagai Menteri Koperasi

Dedikasinya di dunia koperasi membawanya pada peran-peran strategis lainnya, seperti Sekretaris Dewan Pembina Induk KUD (Inkud) dan Ketua Dekopinwil DKI Jakarta. Nama Ferry Juliantono juga tak lepas dari perjuangannya dalam memperkuat ekonomi rakyat.

Lewat posisinya di organisasi koperasi, Ferry juga memperjuangkan nasib petani, nelayan, buruh, dan masyarakat agraria. Aktivisme yang telah ia geluti sejak lama diwujudkan dalam berbagai aksi demonstrasi yang menyuarakan kepentingan rakyat.

Pengalaman akademisnya memperkaya pemahamannya dalam mengelola isu-isu ekonomi dan sosial yang ia perjuangkan hingga saat ini.

Perpaduan antara latar belakang pendidikan dan keterlibatan aktifnya dalam dunia politik serta koperasi membuat Ferry Juliantono menjadi salah satu figur yang berpengaruh dalam upaya memperjuangkan ekonomi rakyat di Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau