Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Ide Bisnis Mudah Bermodal Uang Pesangon untuk Karyawan yang Terkena PHK

Kompas.com - 24/11/2024, 21:22 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

Sumber sleek.com

Bisnis ini juga termasuk mudah dijalankan dengan modal rendah, karena biasanya jika ada yang memesan mereka akan membayar uang muka terlebih dahulu di awal, ini akan memudahkan kamu untuk memutar modal bisnis.

Jangan lupa untuk rutin promosikan produk melalui grup WhatsApp, media sosial, atau relasi-relasi kamu di lingkungan sekitar.

Bisnis kuliner tidak hanya banyak peminatnya, tetapi juga mudah disesuaikan dengan kemampuan dan modal yang kamu miliki sehingga sangat cocok apabila karyawan baru terkena PHK.

4. Freelance

Terkadang, keterampilan adalah modal yang selalu bisa dimanfaatkan dan tidak akan pernah habis dalam diri seseorang. Jadi meskipun tidak lagi bekerja di perusahaan, tetapi selama memiliki keterampilan maka kamu akan terus bisa berkembang.

Baca juga: Bisnis Alami Krisis? Begini Strategi Efisiensi Agar Tak Ada PHK

Maka dari itu, jika memiliki keterampilan tertentu kamu bisa mencoba jasa freelance, memaksimalkan apa yang menjadi kelebihan kamu untuk menghasilkan uang. Misalnya, menjadi penulis konten, desainer grafis, pemasaran digital, atau editing video.

Bahkan jika memungkinkan, kamu juga bisa membuka jasa konsultasi di bidang keahlian tersebut, seperti keuangan atau SDM. Untuk memulai, kamu bisa manfaatkan beberapa platform seperti Zoom dan Google Meet untuk sesi konsultasi.

Jenis bisnis dan pekerjaan seperti ini fleksibel dan dapat dilakukan dari rumah. Bahkan, tidak membutuhkan modal besar karena modal utama terdapat pada kemampuan diri sendiri.

5. Bisnis dengan Kreativitas

Bagi kamu yang kreatif, membuka bisnis kreatif seperti pembuatan hampers, kerajinan tangan, atau jasa dekorasi acara kecil sepertinya bisa menjadi pilihan menarik. Ada banyak produk yang bisa kamu buat sesuai dengan keahlian kamu, kalaupun belum bisa membuatnya kamu bisa mempelajarinya.

Baca juga: 66 Buruh Pabrik Rokok Hingga Pegawai Korban PHK Kota Batu Dilatih Membuat Roti

Bisnis kreatif ini juga sangat diminati, terutama jika dikemas dengan menarik dan dipasarkan melalui media sosial. Bisnis ini tidak hanya memberikan penghasilan, tetapi juga peluang menyalurkan hobi.

Bahkan, sangat cocok jika kamu baru terkena PHK, kamu bisa memanfaatkan hobi kamu menjadi sumber penghasilan, sekaligus mengalikan pemikiran dengan mengisi kegiatan yang produktif.

6. Bisnis Pertanian Sederhana

Ide bisnis yang terakhir, jika kamu memiliki lahan kosong, mencoba bisnis pertanian atau peternakan skala kecil juga sepertinya menarik. Kamu bisa menanam sayuran hidroponik atau beternak ayam kampung dan ikan lele.

Baca juga: Kena PHK? Ini Sumber Penghasilan Baru untuk Tenaga Honorer

Selain mudah dipelihara, produk pangan ini memiliki permintaan yang terus meningkat. Produk pangan juga menyasar konsumen yang luas, semua orang tentu membutuhkan produk pangan.

Dengan modal kecil dan perawatan yang sederhana, bisnis ini cocok untuk mereka yang baru saja terkena PHK dan ingin memanfaatkan sumber daya yang ada. Bahkan, kegiatan bertani dan beternak juga bisa merelaksasi pikiran sehingga kamu bisa lebih cepat melupakan PHK tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau