Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Tips Memilih Pinjaman Jenis Pinjaman Usaha yang Tepat saat Merintis Bisnis

Kompas.com, 14 Januari 2025, 16:12 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

KOMPAS.com - Modal merupakan salah satu faktor yang kerap menjadi kendala saat merintis bisnis. Modal yang ideal untuk merintis bisnis yaitu tabungan dan uang pribadi.

Karena situasi ideal tak dimiliki semua orang, calon pengusaha terkadang harus mencari modal alternatif untuk mendukung bisnis yang akan dijalankan. Ada berbagai pinjaman usaha yang bisa dipilih seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Tanpa Agunan (KTA), Kredit dengan Agunan, Kredit Investasi, Pinjaman Koperasi, Peer to Peer Lending (P2P Lending), dan lainnya.

Calon pengusaha mesti memilih jenis pinjaman usaha yang cocok dengan kebutuhan bisnis. Tak semua pinjaman usaha cocok untuk model bisnis yang akan kamu jalankan.

Berikut tips memilih pinjaman modal usaha yang tepat seperti dirangkum dari laman Adira Finance.

1. Evaluasi Bisnis Terlebih Dahulu

Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum mengajukan pinjaman adalah mengevaluasi bisnis secara menyeluruh. Hasil evaluasi bermanfaat untuk memperkirakan berapa besar plafon pinjaman yang dibutuhkan.

Baca juga: 4 Cara Mudah Dapatkan Kredit Usaha untuk UMKM

Calon pengusaha juga penting untuk memahami rasio utang terhadap ekuitas bisnismu. Semakin tinggi rasio ini, semakin berisiko bagi pihak bank untuk memberikan pinjaman. Oleh karena itu, penting untuk menjaga rasio ini sekecil mungkin.

2. Pertimbangkan Tingkat Suku Bunga

Tingkat suku bunga pinjaman adalah hal penting yang perlu diperhatikan. Calon pengusaha perlu membandingkan penawaran bunga dari berbagai bank dan lembaga keuangan pemberi pinjaman modal.

Baca juga: Hingga Juli 2024, Bank Mandiri Salurkan Kredit Usaha Mikro Rp 32,7 Triliun

Calon pengusaha perlu memahami berapa berapa besar bunga yang harus dibayar, dan apakah bisnismu mampu mengatasi beban bunga tersebut.

3. Perhatikan Syarat Pembayaran

Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan untuk memahami syarat-syarat pengajuan, jangka waktu pembayaran, dan proses persetujuan pinjaman.

Baca juga: 7 Keuntungan Menggunakan Kartu Kredit untuk Mengembangkan Bisnis

Calon pengusaha perlu mengetahui apakah bank memungkinkan pelunasan lebih awal dan apakah ada konsekuensi atau biaya yang terkait dengan pelunasan lebih awal.

4. Pertimbangkan Biaya Pengajuan

Pertanyaan yang sering terlupakan adalah biaya pengajuan. Setiap bank atau lembaga keuangan mungkin memiliki biaya pengajuan yang berbeda.

Baca juga: Berapa Modal yang Dibutuhkan untuk Franchise Bisnis Minuman Es Teh?

Calon pengusaha perlu menanyakan biaya-biaya yang mungkin dikenakan sejak awal sehingga bisa memperkirakan total pengeluaran yang diperlukan untuk mendapatkan pinjaman modal.

5. Pertimbangkan Potensi Pertumbuhan

Saat memilih jenis pinjaman, pertimbangkan potensi pertumbuhan bisnismu. Jika memiliki rencana ekspansi yang signifikan, jenis pinjaman yang memungkinkan plafon yang lebih besar dan jangka waktu yang lebih panjang mungkin lebih sesuai.

6. Konsultasikan dengan Penasihat Keuangan

Konsultasi dengan penasehat keuangan atau ahli keuangan yang kompeten penting dilakukan jika merasa bingung atau tidak yakin tentang jenis pinjaman yang paling sesuai untuk bisnis.

Mereka dapat memberikan panduan yang lebih rinci dan dapat membantu dalam membuat keputusan yang lebih tepat.

Baca juga: Tak Melulu Berupa Uang, Ini Jenis Modal Non-finansial yang Juga Penting

Dalam memilih jenis pinjaman modal usaha yang tepat, penting untuk mempertimbangkan dengan hati-hati kebutuhan bisnis, kemampuan membayar, dan strategi pertumbuhan yang diinginkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau