Editor
Di sini, Next Step memfasilitasi pengusaha dan pelajar yang sebagian besar berusia muda. Untuk pengusaha, klien Next Step biasanya mengajak second generation atau calon penerus bisnis mereka untuk ikut business trip.
“Dengan menyediakan layanan menyeluruh mulai dari konsultasi pemilihan jurusan, pencarian beasiswa, hingga proses pendaftaran. Karena kami melihat banyak calon mahasiswa dan keluarga membutuhkan proses yang lebih terarah dan mudah dipahami,” ungkapnya.
Perhatian Assed terhadap akses pendidikan juga dekat dengan pengalaman pribadinya. Sebelum membantu pelajar Indonesia mencari peluang studi di luar negeri, ia sendiri pernah merasakan bagaimana dukungan pendidikan dapat membuka ruang bagi anak muda untuk berkembang.
Saat kuliah di Hubungan Internasional Fisipol UGM tahun 2009, dia pernah meraih beasiswa National Champion Scholarship dari Tanoto Foundation.
Baca juga: Stok Melimpah, RI Bidik Ekspor Telur dan Ayam ke Arab Saudi hingga China
Dia mengakui, hal itu menjadi milestone penting karena memungkinkan dia bebas dari keharusan bekerja sampingan. Sehingga, dia memiliki waktu yang longgar untuk aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dan lintas kampus.
Saat memasuki dunia kerja, Assed malang melintang di perusahaan yang bergerak di bidang consulting, baik perusahaan konsultan bisnis maupun komunikasi.
Pada rentang tahun 2011-2014, dia mendampingi klien yang bergerak di bidang kepelabuhanan dan sering melakukan perjalanan ke luar Jawa. Di situ, dia melihat secara langsung ketimpangan kehidupan pada masyarakat yang tinggal di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
“Begitu jomplang jika dibandingkan dengan kehidupan di kota-kota besar di Jawa,” kata dia.
Dari situlah, Assed tergerak untuk menjalankan misi sosial bergabung dengan Yayasan Tunas Bakti Nusantara pada tahun 2017. Lembaga ini didirikan oleh para alumni SMA Taruna Nusantara yang bergerak di bidang pemberdayaan sosial dan ekonomi di berbagai wilayah di Indonesia.
Pada yayasan ini, Assed mendedikasikan sebagian waktunya untuk menjalankan misi sosial di berbagai wilayah.
Salah satu wilayah yang menjadi fokus menjalankan proyek sosial di wilayah Poso Sulawesi Tengah yang sebelumnya pernah dilanda konflik sosial. Di wilayah ini, Assed dan rekan-rekannya membangun berbagai fasilitas sosial serta program lainnya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Baginya, anak-anak muda yang kreatif dan inovatif, memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak menuju perubahan yang lebih inklusif dan merata.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang