Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9 Tips Jitu Memulai Bisnis Jastip Korea dengan Sukses

Kompas.com - 17/09/2022, 14:15 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Istilah jastip alias jasa titip sudah bukan lagi menjadi hal baru. Bisnis tersebut belakangan ini cukup banyak diminati, terutama oleh anak muda yang senang travelling ke berbagai negara.

Bisnis jastip ini dijalankan dengan cara menyediakan jasa titipan untuk membeli produk tertentu di sebuah daerah atau negara, di mana biasanya produk tersebut terbilang sulit didapatkan.

Para pemesan produk ini akan membayar sejumlah biaya atas pesanan mereka. Kisaran biaya yang diterapkan untuk jastip cukup beragam, biasanya sekitar 10 – 15 persen dari harga produk yang dibeli.

Selain itu, pemesanan produk melalui jastip juga biasanya dikenakan sejumlah biaya kirim. Kedua hal inilah yang akan menjadi sumber pendapatan bagi penyedia jastip.

Saat ini, jastip Korea menjadi salah satu yang paling populer dan banyak sekali diminati. Ada banyak jenis produk Korea yang disukai, seperti, skincare dan make up, pernak - pernik dan album K-Pop, makanan khas Korea dan yang lainnya.

Jumlah peminatnya yang sangat banyak membuat jastip Korea ini memiliki peluang sukses yang cukup besar.

Berikut ini adalah beberapa langkah jitu yang bisa dilakukan untuk memulai bisnis jastip Korea dengan sukses, seperti dilansir Cermati.com :

1. Pahami konsep jastip dengan baik

Memahami konsep jastip merupakan hal pertama yang wajib dikuasai dengan baik terlebih dahulu. Setidaknya ada dua konsep jastip yang populer dan banyak diterapkan belakangan ini, yakni jastip personal seller dan jastip direct shipping.

Jastip personal seller merupakan konsep jastip yang dilakukan dengan cara menitipkan barang kepada seseorang yang sedang bepergian ke luar negeri, misalnya ke Korea. Sementara, jastip direct shipping adalah konsep yang satu ini dijalankan dengan menggunakan layanan pihak ketiga, biasanya dengan memakai situs resmi milik toko tertentu yang yang ada di luar negeri.

Pembelanjaan akan dilakukan secara online dan barang dikirim melalui layanan ekspedisi yang telah disepakati. Pilihlah konsep jastip yang tepat dan bisa dijalankan dengan mudah, sehingga bisnis ini dapat berjalan dengan lancar.

2. Cari tahu tentang produk yang sedang diminati

Sama seperti bisnis lainnya, bisnis jastip Korea ini juga akan memiliki tren tersendiri dan selalu berubah-ubah. Jika saat ini produk skincare berbahan aloe vera sangat diminati, maka 2 atau 3 bulan ke depan hal tersebut mungkin saja berubah.

Perubahan tren seperti ini harus diantisipasi dengan baik, sebab akan mempengaruhi minat pembeli. Penting untuk memahami berbagai produk yang tengah diminati dan memiliki peluang sukses di pasaran.

3. Fokus pada produk tertentu saja

Produk yang berasal dari Negeri Ginseng terbilang sangat banyak jenisnya dan peminatnya juga terbilang cukup banyak juga. Bukan hanya makanan dan skincare saja, berbagai item fashion dari Korea juga sangat banyak dicari.

Namun, menyediakan semua jenis produk ini tentu akan menjadi hal yang sulit. Fokuslah untuk menyediakan produk tertentu saja, misalnya skincare saja atau bahkan barang K-Pop saja. Hal ini akan mempermudah penentuan target pasar.

4. Transparan tentang harga produk

Jika ingin mendapatkan kepercayaan dari pelanggan, maka menjalankan bisnis dengan harga yang transparan merupakan salah satu langkah tepat.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau