Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

LIVE BRONIS UMKM 11 MEI 2023: Trik Merintis Usaha Bengkel Agar Jadi Pilihan Konsumen

Kompas.com, 10 Mei 2023, 10:54 WIB
Zalafina Safara Nasytha,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Di Indonesia, banyak masyarakat yang cenderung mengandalkan kendaraan pribadi untuk bepergian ke berbagai tempat, mulai dari tujuan sehari-hari, seperti kantor atau kampus, hingga untuk pergi berlibur ke destinasi wisata tertentu atau mudik ke kampung halaman.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, jumlah mobil penumpang di Indonesia mencapai sekitar 17,2 juta unit pada akhir 2022.

Sementara, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mencatat, jumlah kendaraan bermotor di Indonesia mencapai 152,51 juta unit hingga akhir 2022 dengan 83,27 persen di antaranya berupa sepeda motor.

Baca juga: Cara Memulai Usaha Bengkel Motor untuk Pemula

Melihat data tersebut, dapat diperkirakan bahwa membuka jenis usaha bengkel memiliki peluang yang amat lebar bagi kamu calon pengusaha yang akan memulai sebuah usaha sendiri.

Namun, perlu diingat bahwa lebarnya peluang tersebut tak terlepas dari ketatnya persaingan antarusaha bengkel yang ada di Indonesia. Pelanggan akan memiliki banyak opsi untuk memilih bengkel mana yang dapat dipercaya sehingga ia mau menggunakan jasa dari bengkel tersebut.

Oleh karena itu, sebagai seorang pengusaha bengkel kamu perlu mempersiapkan startegi khusus yang dapat menarik dan mempertahankan loyalitas pelanggan sehingga usaha bengkelmu dapat terus berjalan bahkan berkembang lebih maju.

Baca juga: Mau Buka Usaha Bengkel Motor? Simak Tips dari Pemilik Bengkel Ini

Tentunya Kamu harus memberikan pelayanan terbaik dan mampu membangun kepercayaan terhadap pelanggan sehingga usaha bengkelmu berjalan maksimal.

Lantas apa saja yang harus dilakukan para pengusaha bengkel untuk memberikan pelayanan yang terbaik terhadap pelanggan? Bagaimana pengusaha bengkel bisa meningkatkan omzet tetapi bisnis tetap konsisten? Bagaimana menangani keluhan-keluhan dan pertanyaan pelanggan? Bagaimana cara bersaing yang sehat di tengah ketatnya persaingan?

Kompas.com melalui rubrik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kembali menghadirkan program Bronis UMKM.

Baca juga: Tips Memulai Bisnis Suku Cadang dan Aksesoris Motor Agar Tidak Merugi

Kali ini Program Bronis UMKM akan mengangkat topik “Bisnis Bengkel Anti Jengkel: Trik Merintis Usaha Bengkel Agar Jadi Pilihan Konsumen” yang dikemas dalam bentuk talkshow secara live yang dapat diakses melalui di media sosial @Kompas.com yaitu Instagram, Youtube, dan Tiktok

Bersama dengan Ketua Umum Persatuan Bengkel Otomotif Indonesia (PBOIN), Hermas E. Prabowo, akan dibahas perkembangan bengkel di Indonesia sekaligus peluang dan trik dalam menjalankan usaha bengkel.

Acara ini akan dilaksanakan pada Kamis (11/5/2023). Kamu juga berkesempatan untuk bertanya melalui kolom komentar yang tersedia. Jadi jangan lupa untuk menonton Program Bronis UMKM , ya! Follow Instagram, subscribe dan nyalakan notifikasi Youtube!

Baca juga: Cara Sukses Menjalankan Bisnis dari Pemilik Makacha Bakery, Kegagalan adalah Hal Biasa...

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau