Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Sukses Memulai Bisnis Minuman Kekinian Biar Tetap Laris

Kompas.com, 27 Mei 2023, 11:00 WIB
Rheina Arfiana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Sekarang ini, bisnis minuman telah menyebar di berbagai wilayah Indonesia, terutama di wilayah perkotaan. Hal ini disebabkan karena banyak seorang pemula maupun profesional melakukan bisnis minuman kekinian.

Bisnis minuman kekinian dipilih karena menjadi salah satu bisnis yang menggiurkan dan mudah untuk dilakukan. Selain itu, bisnis tersebut bisa dilakukan secara waralaba ataupun dibangun secara mandiri.

Akan tetapi, di balik kemudahan membuka bisnis minuman kekinian ada beberapa hal yang mesti diperhatikan supaya terhindar dari kerugian. Oleh karena itu, berikut ini beberapa tips sukses yang bisa kamu terapkan.

Baca juga: 5 Ide Bisnis Minuman Kekinian dengan Modal di Bawah Rp5 Juta

1. Membuat produk pelengkap

Salah satu hal yang harus diperhatikan saat memulai bisnis minuman kekinian adalah kamu bisa membuat produk komplementer. Produk komplementer merupakan produk yang melengkapi produk lainnya.

Buatlah produk yang bisa melengkapi bisnis minuman kekinian misalnya seperti membuat makanan ringan yang bisa dibawa seperti roti lapis atau biskuit.

2. Pentingnya keberadaan komunitas

Selanjutnya kesalahan umum pebisnis minuman kekinian adalah terlalu fokus pada tren dan tak melihat peluang lain seperti memperhatikan komunitas tertentu.

Sekarang ini, bisnis tidak hanya persaingan, tetapi juga engagement dan kolaborasi. Ajaklah komunitas untuk ikut serta dalam mengembangkan bisnis minuman kekinianmu.

Cobalah ajak komunitas sesama bisnis minuman untuk saling berbagi branding. Kamu juga bisa memperhatikan komunitas lingkungan dengan membuat packing minuman kekinian yang ramah lingkungan.

Baca juga: 5 Ide Jualan Minuman Dingin yang Bakal Laris Manis

3. Berpikir seperti konsumen

Meskipun minuman mengikuti arus tren, minuman yang dijual harus tetap memberikan pengalaman terkait cita rasa yang enak.

Selain enak, hal yang dipikirkan oleh konsumen terhadap produk minuman seperti volume es yang terlalu banyak, porsi yang terlalu banyak atau sedikit dan terlalu manis.

Sebagai pemilik bisnis minuman kekinian kamu bisa menggunakan pilihan untuk porsi masing-masing dari minuman, takaran gula bahkan sampai ukuran.

4. Packaging yang engaging

Sekarang ini, pelaku bisnis tidak hanya bersaing dengan rasa minuman yang enak dan menyegarkan, melainkan juga packaging yang unik dan menarik.

Packaging pada produk berperan besar untuk meningkatkan penjualan minuman kekinian. Di mulai packaging dari karton sampai botol dengan bentuk desain yang unik bisa ditemujan di beraneka macam minuman kekinian sekarang ini.

Baca juga: Ini Waralaba Makanan dan Minuman Bermodal Kecil yang Lagi Ngehits

Tak ada salahnya kamu memberi perhatian khusus untuk packaging bisnis minuman kekinian.

5. Konsisten

Walaupun bisnis minuman kekinian lebih mengarah bisnis momentum, tetapi jangan terlalu mengikuti tren. Konsisten menjadi hal utama saat berbisnis minuman kekinian.

Apabila kamu berinovasi dan mempertahankan produk sebelumnya, bisnis minuman kekinian yang biasanya bertahan sebentar bisa bertahan lama. Sehingga, penting untuk melakukan konsisten tetapi tetap adaptif dengan perkembangan tren.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau