Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tips Memasarkan Makanan Kemasan agar Cepat Laku

Kompas.com - 07/06/2023, 17:00 WIB
Rheina Arfiana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebagian besar orang lebih menyukai sesuatu yang instan dan praktis karena padatnya aktivitas yang dijalankan. Hal ini dibuktikan dengan mengonsumsi makanan olahan dalam kemasan.

Melihat fenomena tersebut, tentu dijadikan peluang bisnis oleh pelaku bisnis kuliner. Namun, bagaimana cara memasarkan produk makanan tersebut supaya penjualan meningkat?

Supaya tak salah melangkah, berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan untuk memasarkan makanan kemasan, seperti yang dilansir melalui ukmindonesia.id.

1. Menggunakan kemasan produk yang menarik

Saat memasarkan produk makanan olahan tentu membutuhkan kemasan menarik. Hal ini bisa menentukan kesan pertama pada pelanggan terhadap produk makanan yang dijual.

Baca juga: 5 Ide Bisnis Makanan Kemasan yang Bisa Hasilkan Cuan

Dengan menggunakan kemasan yang menarik dan informatif bisa memudahkan pelanggan saat memahami komposisi makanan tersebut.

Oleh karena itu, pastikan kemasan makanan menampilkan informasi mengenai produk seperti bahan yang digunakan dan tanggal kadaluwarsanya.

Selain itu, desain kemasan produk juga harus disesuaikan dengan target pasar. Misalnya target pasar produk adalah wanita karir yang menginginkan serba praktis, maka bisa membuat kemasan dengan warna yang elegan dan modern seperti warna yang disukai wanita karir seperti abu-abu, hitam, coklat, dan lainnya.

2. Melakukan promosi produk di media sosial

Selanjutnya, menggunakan media sosial untuk melakukan promosi produk yang dijual. Dengan menggunakan media sosial, kamu bisa berinteraksi dengan lebih banyak calon pelanggan.

Misalnya membuat konten yang isinya informasi penawaran potongan harga atau promo gratis ongkir untuk pembelian dengan nominal tertentu. Dengan begitu, pelanggan lebih tertarik untuk membeli produk.

Baca juga: 5 Tips Desain Kemasan biar Produkmu Makin Beda dan Dikenal

Media sosial yang biasanya digunakan seperti Instagram, Facebook, TikTok, Twitter, dan lainnya. Pastikan kamu memposting tentang produk secara berkala.

3. Memasarkan produk melalui marketplace

Selanjutnya bisa memasarkan produk melalui marketplace. Sekarang ini, marketplace menjadi pilihan banyak orang untuk melakukan kegiatan berbelanja karena sistem transaksi yang terjamin dan mudah untuk dilakukan.

Dari segi pelaksanaannya, marketplace bisa memperlihatkan produk makanan yang dijual pelanggan dari berbagai daerah. Agar lebih menarik perhatian calon pelanggan bisa memberikan diskon di tanggal tertentu, misalnya di tanggal kembar.

4. Memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan

Selanjutnya hal yang tak kalah penting adalah memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan. Dengan melakukan pelayanan yang terbaik bisa membuat pelanggan merasa puas dengan produk yang dijual.

Baca juga: 4 Alasan Bisnis Kemasan Produk Cukup Menjanjikan

Selain itu, pastikan juga tetap responsif saat menjawab pertanyaan dan keluhan pelanggan sambil memasarkan produk makanan. Dengan begitu, pelanggan lebih percaya dan kemungkinan merekomendasikan produk ke orang lain.

5. Mengikuti bazar atau event makanan dan minuman

Terakhir, kamu bisa mengikuti bazar atau event makanan dan minuman untuk memasarkan produk makanan kemasan. Sekarang ini, ada berbagai bazar makanan atau minuman yang bisa diikuti seperti festival kuliner atau bazar makanan nusantara.

Ketika mengikuti bazar atau event tersebut, kamu bisa menawarkan tester dari produk terlebih dahulu. Tak hanya itu, kamu juga bisa memberikan harga promo. Hal ini dilakukan supaya semakin banyak calon pelanggan yang ingin mengenal dan membeli produkmu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau