Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tips Desain Kemasan biar Produkmu Makin Beda dan Dikenal

Kompas.com, 26 April 2023, 12:57 WIB
Rheina Arfiana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Mempunyai desain kemasan yang terlihat unik dan menarik menjadi salah satu hal yang penting dalam hal pengemasan produk.

Sekarang ini, kemasan produk menjadi sesuatu yang menentukan kelayakan produk untuk dijual. Oleh karena itu, sebagai pemilik bisnis jangan remehkan kemasan atau packaging.

Untuk menarik perhatian pelanggan dan membedakannya dengan pesaing. Berikut ini beberapa tips desain kemasan produk yang bisa dilakukan seperti dirangkum dari berbagai sumber.

Baca juga: 5 Tips Membuat Kemasan yang Menarik dan Murah

1. Packaging mempunyai identitas

Sebaiknya packaging yang dipilih untuk membungkus suatu produk mesti menampilkan identitas produk atau ciri khas. Identitas yang penting untuk suatu produk ialah merek produk dan logo sebagai tanda pengenal.

Semakin gampang untuk dikenali, akan semakin banyak pelanggan untuk mengingat produk milikmu. Dengan begitu, secara tidak langsung bisa membantu proses pemasaran dan branding.

2. Menjaga kualitas kemasan

Sebagai pemilik bisnis harus menentukan jenis bahan kemasan yang akan digunakan, agar bahan tersebut sesuai dan cocok untuk produk.

Jangan lupa untuk memastikan bahan tersebut memiliki kualitas yang baik, sehingga bisa menjaga keamanan produk sampai ke tangan pelanggan.

Kualitas pada pengawasan penting karena sebelum sampai ke tangan pelanggan produk melewati berbagai tahapan, seperti pengepakan, pengiriman dan lainnya.

Baca juga:4 Hal yang Perlu Diperhatikan saat Membuat Kemasan Produk

3. Kemasan mesti mempunyai legalitas

Packaging yang baik harus memberikan perizinan atau legalitas yang menjelaskan kualitas produk telah layak untuk diedarkan. Misalnya seperti produk hasil produksi sendiri diwajibkan mengikuti Standar Nasional Indonesia (SNI) dan wajib mencantumkannya pada produk.

Jika produsen makanan atau minuman setidaknya mempunyai izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dengan mencantumkan legalitas di kemasan bisa membantu meningkatkan citra positif produk di mata pelanggan.

4. Mengkreasikan kreativitas desain pada kemasan

Sebaiknya memilih desain kemasan yang unik dan menghindari kemasan konvensional yang terlihat umum. Hal tersebut bisa membuat produk tidak mempunyai ciri khas.

Apabila kamu tidak mempunyai kemampuan desain, bisa memilih jasa pembuatan desain atau melakukan sendiri dengan menggunakan aplikasi digital untuk desain.

Baca juga: 4 Alasan Bisnis Kemasan Produk Cukup Menjanjikan

5. Membuat kemasan dari bahan daur ulang

Kamu bisa mulai memanfaatkan bahan packaging dari bahan daur ulang selama hal ini aman dan tidak mengganggu kualitas produk.

Banyak manfaat yang didapat jika menggunakan kemasan daur ulang misalnya seperti produkmu dikenal sebagai produk ramah lingkungan dan kemasan dari bahan daur ulang biasanya mempunyai harga yang lebih ekonomis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau