Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ide Bisnis Cover Kulit Al-Qur'an, Begini Caranya ala Noki Prasixner

Kompas.com - 19/12/2023, 16:00 WIB
Nur Wahyu Pratama,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Perkembangan zaman yang cepat menyebabkan semakin terbukanya peluang usaha, seperti pembuatan cover kulit kitab suci, Al-Qur’an.

Seperti yang dilakukan oleh Noki Prasixner, Founder Al-Qur’an Leather. Ia merintis usaha ini sejak tahun 2017.

“Saya memulai usaha ini karena ingin membuat Al-Qur’an menjadi lebih tahan lama dan ingin menumbuhkan kebanggaan bagi umat muslim terhadap kitab sucinya, Al-Qur’an,” ujar Noki saat ditemui Kompas.com pada pameran Brilianpreneur 2023 di JCC, Jakarta pada Kamis (7/12/2023).

Baca juga: 4 Langkah Memulai Usaha Bibit Tanaman Buah, Cocok Untuk Pemula

Sementara itu, Noki mampu meraup omset sebesar Rp 5 juta hingga Rp 7 juta dalam sebulan. Ia juga sudah pernah mengirim produk buatannya dari daerah Aceh hingga Maluku.

Berminat ingin memulai usaha pembuatan cover Al-Qur’an atau kitab suci lainnya? Simak empat cara mudah yang diberikan oleh Noki.

1. Gunakan Modal Pribadi

Noki mengatakan, kamu harus memulai usaha dari skala kecil terlebih dahulu sehingga kamu hanya membutuhkan modal yang sedikit alias tidak terlalu besar.

Baca juga: Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM 2023 Hasilkan Komitmen Pendanaan Rp23,6 Miliar

“Kamu sebagai pengusaha harus memperhitungkan marginnya berapa. Nantinya, keuntungan tersebut yang kita gunakan kembali untuk penambahan modal usaha. Modal juga harus dari uang pribadi,” jelas Noki.

Meskipun demikian, kamu tetap diperbolehkan meminjam sebagai penambahan modal. Akan tetapi, kamu harus ingat bahwa keadaan ekonomi tidak selamanya membaik, kamu juga harus proyeksi bisnismu kedepan apakah mampu untuk menutupi hutan pinjaman tersebut.

“Saya menyarankan menggunakan modal pribadi karena kalau keadaan ekonomi sedang kacau, setidaknya kita masih bisa bertahan tanpa adanya kewajiban, seperti hutang atau tagihan,” tutur Noki.

Baca juga: Kisah Dian, Rintis Usaha Mainan Montessori hingga Tembus ke Amerika

2. Buat Inovasi

Digempuran persaingan usaha yang semakin ketat, para pelaku usaha wajib melakukan inovasi pada produknya.

“Kemarin saya pulang umroh mampir ke Holy Al-Qur’an Center, Madinah. Saya membeli Al-Qur’an sana dan kepikiran untuk membuat cover agar lebih awet. Al-Qur’an ini memiliki kualitas kertas yang bagus. Seandainya saya berhasil, saya akan nitip ke orang yang umroh untuk membeli Al-Qur’an tersebut. Ini rencana inovasi ke depannya,” ucap Noki.

3. Buat Produk Lain

Selain fokus membuat Al-Qur’an kulit, kamu juga bisa membuat produk lain dengan bahan baku kulit. Hal ini tentunya akan menambah variasi produk pada bisnismu.

Baca juga: 537 UMK Binaan Pertamina Berhasil Naik Kelas

“Saya juga buat produk kecil, seperti dompet dan strap jam tangan. Produk ini merupakan produk selingan untuk mengisi waktu luang saya saja. Meskipun demikian, sepertinya pada tahun 2024 mendatang, kita akan fokus mengembangkan produk ini karena peminatnya tinggi,” ucap Noki.

4. Pilih Kulit Yang Berkualitas

Noki mengatakan, bahan baku kulit saat ini sudah ada yang pabrikan dan homemade. Dirinya mengakui kualitas kulit homemade Indonesia juga sudah bagus.

“Kita bisa memilih warna kulit yang sesuai dengan keinginan kita, kalau ingin warna vintage kita bisa pilih kulit Pull Up, kalau ingin warna solid kita bisa pilih jenis kulit krom,” ungkap Noki.

Baca juga: Kota-Kota Ini Paling Banyak Kirim Paket Lewat Ninja Xpress

“Kalau kamu punya modal lebih besar, kamu bisa beli kulit keluaran pabrik karena selisih harganya lumayan jauh. Kamu bisa dapatkan bahan baku ini di online shop, kalau offline di daerah Yogyakarta banyak yang produksi kulit,” ujar Noki.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau