Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KoinWorks Gandeng Chickin Sediakan Pembiayaan bagi Peternak Ayam

Kompas.com, 25 Januari 2024, 20:55 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - KoinWorks menggandeng Chickin Indonesia, perusahaan agritech di bidang peternakan ayam untuk menyediakan pembiayaan bagi para peternak ayam di berbagai daerah di Indonesia.

Hingga saat ini industri peternakan di Indonesia merupakan salah satu pilar ketahanan pangan dengan pertumbuhan yang menjanjikan. Pada tahun 2022, industri peternakan telah berkontribusi 1,58 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Akan tetapi, akses keuangan bagi para peternak seringkali menemui hambatan karena berbagai risiko yang dimiliki. KoinWorks dan Chickin Indonesia bergabung untuk mengatasi kendala ini melalui supply chain financing, melalui program Partner Eksklusif Ternak Ayam Produktif (PETRUK).

Baca juga: Rumah BUMN Rembang Catatkan Nilai Transaksi Penjualan Produk UMKM Capai Rp 3 Miliar

CEO dan Co-Founder KoinWorks Benedicto Haryono mengatakan Chickin Indonesia menggunakan pendekatan yang berorientasi pada solusi untuk memberdayakan peternak potensial dengan efektif.

"Hal ini menjadi strategi inovatif yang sejalan dengan fokus kami untuk mendukung usaha sektor agribisnis, khususnya pada peternakan, sekaligus menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (25/1/2024).

Adapun layanan yang disediakan di antaranya inventory financing, dan invoice financing. Kedua layanan ini memungkinkan pedagang ayam mendapatkan kualitas supply yang lebih terjamin, dan lebih mudah dalam distribusi ke pelanggan seperti restoran dan pelaku pengolahan pangan.

Sementara itu President dan Founder Chickin Ashab Alkahfi menjelaskan Chickin melalui PETRUK hadir membantu peternak dengan menghubungkan secara langsung kepada institusi finansial.

"Kerja sama dengan KoinWorks ini memungkinkan peternak mendapatkan modal sampai 2 miliar rupiah. Kami bersyukur bahwa kemitraan ini berjalan dengan lancar dan berhasil menggandakan circular impact terhadap socio economic peternak,” kata Ashab. 

Chickin Indonesia merupakan perusahaan teknologi yang menyediakan berbagai layanan terintegrasi bagi peternak ayam yang telah tergabung dalam ekosistemnya.

Baca juga: Produsen Cemilan Asli Labuan Bajo Ini Nikmati Bergeliatnya Industri Pariwisata

Memanfaatkan Internet of Things (IoT) serta manajemen data, Chickin memungkinkan peternak mendapatkan permodalan melalui performance scoring. Dengan begitu, visibilitas data peternak dan perhitungan risiko peternak menjadi terukur, sehingga permodalan di sektor peternakan menjadi lebih inklusif.

Melalui pembiayaan rantai pasok (SCF) pada program PETRUK, KoinWorks telah memfasilitasi pembiayaan kepada 42 grup peternak di pulau Jawa hingga Desember 2023.

Total pendanaan yang disalurkan sebesar lebih dari 200 miliar rupiah, dengan pertumbuhan lebih dari 300 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau