Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dukung UMKM Jualan Lebih Mudah, Selis Luncurkan Gerobak Listrik Pujasera+ Cold

Kompas.com - 15/02/2024, 22:51 WIB
Bestari Kumala Dewi

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjual makanan atau minuman dingin, kini ada Pujasera+ Cold, yang bisa menjadi pilihan kebutuhan usaha.

Gerobak bertenaga listrik dengan build in freezer atau lemari pendingin ini, diluncurkan Selis di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Marketing Communication Selis Romeldo Christian mengatakan, fitur pendingin pada Pujasera+ Cold dapat menjaga makanan tetap beku selama delapan jam dan bisa menahan makanan dingin hingga 20 jam, sehingga memudahkan para pelaku UMKM.

Baca juga: Teten Masduki Sebut Pedagang Bakso Mulai Gunakan Kendaraan Listrik

“Penggunaan Selis Pujasera+ Cold ini juga sangat mudah. Sebelum berkeliling, sambungkan freezer ke sumber listrik yang ada pada rumah atau toko setidaknya selama 1 jam. Setelah 1 jam, lepas colokannya dan sambungkan ke baterai Pujasera+ Cold melalui inverter,” jelas Romeldo seperti dikutip dari Antara, Kamis (15/2/2024).

“Setelah itu pengguna bisa berkeliling dan menjual makanan dalam keadaan beku atau dingin. Terdapat speaker juga yang bisa memutar lagu dan build in mikrofon,” lanjutnya.

Gerobak listrik ini juga ditenagai dengan tiga sumber tenaga listrik, berupa dua baterai yang masing-masing bertenaga 48V 12A untuk menjadi sumber tenaga pendingin dan sepeda listrik yang memiliki motor 500 Watt.

“Setiap baterai hanya memerlukan biaya sekitar Rp 810 untuk sekali pengisian penuh,” ujarnya.

Sementara itu, freezer pada Selis Pujasera+ ini ditenagai oleh 2 baterai dari Selis. Setiap baterai bisa mempertahankan makanan beku selama 4 jam.

Baca juga: Pelaku UMKM Berpeluang Ambil Bagian dalam Tren Bisnis Kendaraan Listrik

“Jika baterai yang digunakan hampir habis, pengguna bisa switch ke baterai satunya hanya dengan memutar tuas merah yang ada pada bagian belakang. Setiap baterai memiliki indikator dan port charger masing-masing. Charger dari baterainya juga sama seperti charger pada sepeda listrik pada umumnya,” lanjut Romeldo.

Gerobak listrik Selis Pujasera+ Cold bisa menempuh jarak 20 km dan dioperasikan layaknya motor. Cara penggunaannya mudah, yaitu hanya dengan menarik tuas yang ada pada stang.

Menurut Romeldo, gerobak listrik ini terbilang lebih menguntungkan, karena pelaku usaha tak perlu menyewa tempat usaha dan bisa dengan mudah menjemput bola menghampiri pelanggan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau