Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Teten Masduki Sebut Pedagang Bakso Mulai Gunakan Kendaraan Listrik

Kompas.com, 1 Desember 2023, 09:51 WIB
Fransisca Mega Rosa Mustika,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM (MenKop-UKM) Teten Masduki
menghadiri Closing Ceremony Inabuyer EV EXPO yang telah diselenggarakan sejak 28 November 2023 di gedung SMESCO, Jakarta pada Kamis (20/11/2023).

Dalam sambutannya, ia mengungkapkan jika ia turut merasa senang sebab telah semakin banyak brand lokal yang memproduksi kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Tercatat bahwa kini jumlahnya sudah ada 58 brand.

Selain itu, Teten mengatakan dengan hadirnya kendaraan bermotor listrik ini mampu menjadi ekonomi baru yang menggerakkan juga para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), sebagai penyedia lapangan pekerjaan terbesar, sebesar 97 persen.

Baca juga: Teten Masduki Berharap Pelaku UMKM Sektor Otomotif Masuk Ekosistem Industri Electric Vehicle

“Saya kira ini bukan hanya kendaraan pribadi, tetapi bisa dikembangkan lagi seperti prototype untuk kendaraaan niaga, dan itu wilayah saya, pedagang bakso, eskrim, bahkan pedagang sate bisa pakai. Ini perkembangan luar biasa,” kata Teten.

Ia melihat adanya pertumbuhan industri kendaraan listrik yang cukup pesat, yang diperkirakan mampu mengisi kebutuhan pasar kendaraan bermotor listrik di dalam negeri.

Menyikapi keberlanjutan penggunaan motor listrik di Indonesia, Teten berharap ini akan menumbuhkan UMKM yang berfokus pada sparepart (bengkel) kendaraan bermotor listrik, yang direncanakan akan diproduksi dengan konsep rantai pasok.

Melihat jumlah bengkel konversi motor yang masih sangat terbatas, pihaknya pun menyediakan fasilitas konversi motor listrik melalui SMESCO.

SMESCO, dalam hal ini dipimpin oleh Leonard Theosabrata, mengatakan jika pihaknya telah melakukan Research and Development (R&D) pada empat tahun yang lalu untuk merencanakan ekosistem bengkel konversi.

Baca juga: Perkuat Rantai Pasok, KemenKopUKM dan Hippindo Gelar INABUYER EXPO

“Dari R&D itu, saat ini sudah hadir Elders Garage, mitra kami, yang telah kami inkubasi dan kita dorong untuk bisa turut menyelanggarakan ini,” ucap Leo pada Rabu (29/11/2023) dalam acara Inabuyer EV Expo.

Ke depan, Teten akan mendukung gerakan Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (APMISO) dan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) untuk mengalihkan kendaraan anggotanya menjadi kendaraan bermotor listrik.

“Saya kira sudah mulai, seperti APMISO pedagang bakso, serta Hippindo sedang mau memindahkan para pekerja yang tadinya masih menggunakan kendaraan bahan bakar fosil ke kendaraan listrik,” tutup Teten.

Bagi Teten hal tersebut menjadi penguat, untuk merealisaskan hal ini membutuhkan dukungan, salah satunya dengan kerjasama dalam pembiayaan dengan para produsen otomotif.

Baca juga: Teten Minta Perbankan Tingkatkan Pembiayaan UMKM di Sektor Produksi

Dukungan yang akan diberikan oleh pihak KemenKop-UKM berupa penyediaan skema pembiayaan melalui KUR Klaster, dengan nominal mencapai Rp 500 juta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau