Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Poin Penting dalam Membuat Lingkungan Kerja yang Nyaman

Kompas.com - 31/05/2024, 19:20 WIB
Ester Claudia Pricilia,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Lingkungan kerja yang nyaman dalam suatu perusahaan adalah impian bagi para pekerjanya. Lingkungan yang nyaman akan berdampak bagi kesehatan psikologis atau mental karyawan.

Banyak yang tak menyadari bahwa lingkungan kerja perusahaan secara langsung memupuk budaya perusahaan. Jika lingkungan kerjanya dibiarkan positif, maka budaya yang akan timbul, saling mendukung, produktif, dan inovatif.

Baca juga: Tips Merekrut Karyawan yang Sesuai dengan Kultur Kerja Bisnismu

Begitu juga dengan lingkungan kerja yang tak membuat karyawan nyaman, dalam jangka waktu pendek mereka pasti akan resign karena tidak betah.

Dilansir dari Entrepreneur, berikut empat poin penting yang harus diterapkan untuk membuat lingkungan kerja perusahaan Anda nyaman bagi para karyawan;

1. Menghormati dan Profesionalisme

Setiap karyawan harus menghormati atasannya. Sikap hormat atau respect mencerminkan bahwa karyawan bekerja secara profesional.

Interaksi yang penuh hormat antar rekan kerja sangat penting, agar mereka dapat dengan nyaman memperlakukan satu sama lain. Kamu bisa mempertimbangkan untuk membuat kode etik profesional perusahaan dan memasukkannya ke dalam buku pegangan karyawan.

2. Komunikasi Terbuka dan Umpan Balik

Sebagai bos yang baik, kamu perlu mendorong tim untuk menawarkan ide atau mengomunikasikan kekhawatiran mereka baik dalam percakapan tertutup maupun rapat kelompok.

Dengan komunikasi terbuka, karyawan akan menganggap bahwa kekhawatirannya bisa diatasi dengan solusi yang telah dirundingkan bersama.

Jika karyawan takut untuk speak up, mereka akan stress untuk memikirkannya sendirian. Hal itu akan berdampak pada kesehatan psikologisnya.

3. Kepercayaan

Kepercayaan yang dimaksud bukan hanya tentang pengusaha yang mempercayai karyawan. Namun, juga karyawan mempercayai pengusaha, dan setiap orang dalam tim saling mempercayai.

Kepercayaan karyawan benar-benar akan muncul mulai dari proses awal, yaitu perekrutan. Tipsnya, kamu perlu memperhatikan proses perekrutan agar dapat melihat
calon kandidat yang memiliki keterampilan hebat dan kecerdasan emosional tinggi.

Baca juga: Karyawan Bekerja Tidak Sesuai Ekspektasi? Lakukan Hal ini

4. Pengakuan dan Dukungan

Sebagai pemimpin yang baik, kamu perlu mengakui atau memvalidasi kinerja karyawan Anda ketika mereka bekerja dengan baik. Sebaliknya, kamu juga perlu memberikan motivasi dan dukungan saat mereka belum bisa mengerjakan sesuatu dengan baik.

Beberapa dari mereka mungkin butuh untuk berproses terlebih dahulu. Di sinilah peranmu diperlukan. Kamu harus terus memberikan dukungan kepada mereka.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau