Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Owner AGTL Ny Nani S Memperlakukan Karyawan agar Betah Bekerja

Kompas.com, 9 Mei 2024, 13:15 WIB
Ester Claudia Pricilia,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Beberapa tahun belakangan ini, banyak bisnis yang mempunyai keluhan terkait pergantian karyawan yang terlalu cepat.

Banyaknya karyawan yang keluar masuk secara cepat memberikan banyak dampak negatif kepada bisnis, karena bisnis perlu untuk cepat mencari tenaga kerja baru dan kembali menyesuaikan dengan karyawan baru tersebut.

Baca juga: Lakukan Hal Ini Agar Karyawan Betah Bekerja, Pemilik Usaha Wajib Tahu!

Bung Cahyo (50), owner AGTL Ny. Nani S., memiliki cara sendiri dalam memperlakukan karyawannya. Terbukti para karyawan AGTL Ny. Nani S. bekerja dalam kurun waktu yang sangat lama.

Bung Cahyo mengatakan bahwa karyawannya paling sebentar bekerja saja dalam waktu 4 tahun. Hingga saat ini masih ada karyawan bertahan yang telah bekerja selama puluhan tahun.

Berikut cara yang diterapkan Bung Cahyo agar karyawan betah bekerja di bisnisnya dan tidak cepat keluar:

1. Anggap Karyawan sebagai Keluarga

Tips pertama dari Bung Cahyo adalah dengan menganggap dan memperlakukan karyawan Anda sebagai keluarga. Cahyo selalu menegaskan bahwa tidak ada jarak antara owner dengan karyawan.

Hal tersebut akan mendekatkan dan menciptakan bonding yang bagus antara owner dengan karyawan-karyawannya. Tentu mereka akan mendapatkan kenyamanan berkat perlakuan itu. Cahyo menjelaskan karyawan lebih memilih tempat yang nyaman untuk bekerja, dibanding tempat yang memberikan gaji besar.

2. Sesekali Bekerja bersama Mereka

Salah satu perlakuan Cahyo yang membuat karyawannya betah adalah karena Cahyo, selaku owner, masih bekerja bersama mereka. Sesekali Cahyo turun untuk produksi, seperti membakar ayam, mengemas nasi box, hingga kepada pengantaran pesanan.

Karyawan akan menganggap bahwa pekerjaan owner dan pekerjaan karyawan juga sama, yaitu mengoperasikan bisnis dengan tujuan yang sama. Karyawan akan merasa lebih semangat saat bekerja bersama ownernya.

Baca juga: 5 Tips Mengatur Karyawan Bisnis Anda

3. Adakan Kumpul-kumpul Bersama

Cara terakhir Cahyo untuk membuat karyawannya betah adalah dengan mengadakan kumpul bersama karyawan, staf, maupun owner. Kumpul bersama akan membuat tim menjadi lebih kompak dan mengenal dengan akrab satu sama lain.

Kumpul bersama akan membuat karyawan merasa santai karena mereka bertemu dengan kolega ataupun ownernya selain kaeena urusan bisnis. Hal ini akan memberikan kesan apresiasi atas kinerja yang telah mereka limpahkan untuk bisnis Anda.

Selamat mencoba.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau