Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Panduan Memulai Bisnis Mainan Anak-Anak

Kompas.com - 14/01/2022, 09:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

Perlu alat promosi lain seperti pamflet, poster, spanduk, dan promo di media sosial. Ini menjadi salah satu langkah mengenalkan jualan mainan anak yang kamu miliki ke masyarakat sekitar.

5. Perhatikan momen

Pernah lihat toko mainan ramai dipenuhi anak-anak saat Lebaran, akhir tahun, dan libur kenaikan kelas? Nah, untuk memulai jualan mainan anak, pebisnis harus peka dengan momen-momen seperti ini.

Alasannya, pebisnis bisa mengeluarkan strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan di luar momen-momen tersebut. Sejumlah strategi yang biasa dilakukan seperti membuat promo diskon, harga bundling, atau cuci gudang agar penjualan tetap stabil.

6. Harga bersaing

Sudah menjadi rahasia umum, konsumen pasti memilih produk dengan harga yang lebih murah. Untuk dapat bersaing dengan kompetitor lainnya, pasang harga di bawah rata-rata pesaing.

Namun, kamu perlu ingat, membanting harga bukan berarti kamu harus merugi. Kamu tetap perlu mempertimbangkan persentase modal dan keuntungan agar dapat menjual harga murah, kamu bisa memanfaatkan pembelian secara grosir.

7. Rutin evaluasi jenis mainan

Agar toko kamu selalu ramai pengunjung, lakukan evaluasi jenis mainan secara berkala. Aktivitas ini bisa membantu kamu mengetahui mainan mana yang banyak peminatnya dan mainan mana yang kurang diminati.

Dengan evaluasi rutin, perputaran modal pun jadi lebih hemat. Ini juga bisa jadi bentuk membuat strategi pemasaran baru.

Mainan yang kurang diminati, sebaiknya diobral atau cuci gudang. Tempat penyimpanan atau gudang pun jadi tidak penuh dengan tumpukan mainan.

8. Layanan terbaik

Pangsa pasar mainan anak memang luas. Hal ini berbanding lurus dengan pesaing yang bermain di kategori ini.

Agar jualan mainan anak kamu punya nilai yang unik, berikan pelayanan yang beda misalnya, layanan antar yang siap mengantar sampai alamat konsumen. Namun, untuk layanan ini sebaiknya tentukan juga batas minimal pengiriman.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau