2022, BRI Dapat Alokasi KUR Sebesar Rp 260 Triliun

Kompas.com - 17/01/2022, 14:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mendapatkan alokasi sebesar Rp 260 triliun atau 70 persen dari total kredit usaha rakyat (KUR) nasional yang akan disalurkan pada 2022.

"BRI sebagai bank dengan portofolio UMKM terbesar ini optimistis akan dapat mencapai target KUR 2022 hingga akhir tahun," kata Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto dalam keterangan resmi, Sabtu (15/1/2021).

Ia mengungkapkan bahwa berbagai strategi telah dirancang untuk memenuhi target penyaluran KUR 2022 sehingga pihaknya optimistis kapasitas dan kemampuan BRI dapat mengantarkan perseroan mencapai target penyaluran KUR tersebut.

Baca juga: UMKM Ingin Menjadi Suplier Hotel? Simak Tips dari Padma Resort

“Selama ini BRI terus menjalankan strategi untuk mewujudkan business process yang optimal dan efisien. Keduanya terbukti berhasil mendukung upaya BRI dalam menyalurkan kredit di segmen mikro, termasuk KUR,” ungkapnya.

Di samping itu, BRI juga menerapkan digitalisasi untuk menyalurkan kredit sehingga lebih efisien dan tepat sasaran. Dengan memanfaatkan keunggulan informasi dan teknologi, BRI mampu menjaga bottom line yang solid dengan return yang optimal.

Optimisme BRI dalam menyalurkan KUR tahun ini didasarkan pada realisasi penyaluran KUR sepanjang tahun 2021. Hingga akhir Desember 2021, BRI berhasil menyalurkan KUR senilai Rp194,9 triliun kepada 6,5 juta debitur.

"Jumlah tersebut mencapai 99,65 persen dari kuota KUR yang ditetapkan oleh pemerintah dan dialokasikan kepada BRI tahun 2021, yakni sebesar Rp 195,59 triliun," kata Catur.

Penyaluran KUR BRI sepanjang 2021 tersebut juga tercatat naik 40,7 persen year on year dibandingkan dengan penyaluran per Desember 2020 yang mencapai sebesar Rp 138,5 triliun.

BRI pun mencatat jumlah nasabah baru untuk KUR Mikro mencapai 61persen dari total nasabah hingga Desember 2021. Sementara itu, pada saat yang sama, nasabah baru KUR Supermikro mencapai 97,6 persen.

Baca juga: Awas! Ini Tiga Kejahatan Siber yang Kerap Serang Pelaku UMKM

Jumlah yang besar tersebut menunjukkan keberhasilan BRI dalam melaksanakan Program Revitalisasi Mantri yang membuat pelayanan lebih efektif. Catur menambahkan, BRI terus berupaya memperluas cakupan dan potensi di wilayah kerja yang selama ini belum tergarap.

Menurutnya, sebaran KUR BRI juga terus meningkat dimana pada tahun 2019 sebanyak 5,4 dari 100 orang masyarakat Indonesia mendapatkan fasilitas KUR BRI. Pada tahun 2021 sebaran tersebut meningkat menjadi rata-rata 8,7 dari 100 orang mendapatkan fasilitas KUR dari BRI.

Dari sisi sektor ekonomi, BRI telah menyalurkan KUR sektor produksi sebesar 56,16 persen. Berturut-turut paling besar adalah di sektor perdagangan sebesar Rp 85,4 triliun, sektor pertanian Rp 61,1 triliun, dan sektor industri pengolahan Rp 19,5 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Antara
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sukses Tak Pandang Usia, Ini Cara Memulai Bisnis Setelah Pensiun

Sukses Tak Pandang Usia, Ini Cara Memulai Bisnis Setelah Pensiun

Training
Cek 5 Tanda Kamu Sudah Siap Buka Usaha

Cek 5 Tanda Kamu Sudah Siap Buka Usaha

Training
Program Pertamina Ini Buka Peluang UMKM Jadi Distributor Elpiji Non-Subsidi

Program Pertamina Ini Buka Peluang UMKM Jadi Distributor Elpiji Non-Subsidi

Program
Jurus Bisnis UMKM Tahan Banting dan Awet Sepanjang Masa

Jurus Bisnis UMKM Tahan Banting dan Awet Sepanjang Masa

Training
Baju dan Jilbab Asal Purworejo Ikut Ajang Fashiow di Rusia

Baju dan Jilbab Asal Purworejo Ikut Ajang Fashiow di Rusia

Training
Sempat Viral dan Ditangkap, Ratu Keraton Agung Sejagat Purworejo Kini Buat Produk UMKM

Sempat Viral dan Ditangkap, Ratu Keraton Agung Sejagat Purworejo Kini Buat Produk UMKM

Jagoan Lokal
Batik Salingka Tabek, Buatan Solok Laris ke Malaysia hingga Brunei Darussalam

Batik Salingka Tabek, Buatan Solok Laris ke Malaysia hingga Brunei Darussalam

Jagoan Lokal
Kisah Yusrizal, Belajar Membatik Lewat Youtube hingga Kini Beromset Rp20 Juta

Kisah Yusrizal, Belajar Membatik Lewat Youtube hingga Kini Beromset Rp20 Juta

Jagoan Lokal
Manfaatkan Bahan Baku Tradisional, Asma Sukses Berbisnis Obat Herbal

Manfaatkan Bahan Baku Tradisional, Asma Sukses Berbisnis Obat Herbal

Jagoan Lokal
Bisnis Herbal? Tanaman dari Kalimantan ini Bisa Dipakai untuk Bahan Baku

Bisnis Herbal? Tanaman dari Kalimantan ini Bisa Dipakai untuk Bahan Baku

Training
Acara G20 di Yogyakarta, KemenKopUKM Dorong Wirausaha Perempuan Tingkatkan Kontribusi dalam Pemulihan Ekonomi

Acara G20 di Yogyakarta, KemenKopUKM Dorong Wirausaha Perempuan Tingkatkan Kontribusi dalam Pemulihan Ekonomi

Program
Kemenkominfo Buka Pelatihan Digital bagi UMKM Depok, Ini Cara Daftarnya

Kemenkominfo Buka Pelatihan Digital bagi UMKM Depok, Ini Cara Daftarnya

Program
Pelaku UMKM Ingin Pasar Wisata Menoreh Dibangun dan Diaktifkan Kembali

Pelaku UMKM Ingin Pasar Wisata Menoreh Dibangun dan Diaktifkan Kembali

Training
Shopee Resmikan Kampus UMKM di Makassar

Shopee Resmikan Kampus UMKM di Makassar

Program
Pemkab Solok Fokus Kembangkan Produk UMKM Anyaman, Tenun, Oleh-oleh, dan Kuliner

Pemkab Solok Fokus Kembangkan Produk UMKM Anyaman, Tenun, Oleh-oleh, dan Kuliner

Program
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.