Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Melakukan Riset Pasar untuk Menangkan Persaingan

Kompas.com - 05/03/2022, 11:00 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu tahapan untuk membuka bisnis maupun mengembangkan suatu bisnis, produk, ataupun layanan baru, pengusaha perlu melakukan riset pasar. Tujuannya untuk mengenali pasar, pelanggan, serta kompetitor.

Riset pasar adalah penelitian yang dilakukan secara langsung dengan pelanggan potensial untuk menentukan kelayakan layanan atau produk baru.

Riset pasar memungkinkan kamu menemukan target pasar yang dituju, serta memperoleh pendapat dan umpan balik lainnya dari konsumen tentang minat mereka pada produk atau layanan.

Kamu dapat melakukan riset pasar sendiri atau internal perusahaan sendiri, maupun menggunakan pihak ketiga yang merupakan ahlinya dalam riset pasar. Riset pasar bisa lewat survei, pengujian produk, dan lainnya.

Jika kamu menjalankan riset pasar sendiri, berikut cara mudahnya, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Lakukan survei dan pelajari target konsumen

Kamu tentu tidak tahu bagaimana kondisi suatu pasar yang sesungguhnya tanpa melakukan survei. Makanya penting melakukan survei pasar sebelum suatu bisnis resmi dioperasikan atau produk diluncurkan.

Survei tidak hanya berguna untuk melihat situasi dan kondisi tempat bisnis saja, tetapi juga mengamati kebiasaan dan perilaku konsumen dalam membeli. Apakah konsumen lebih mengedepankan kualitas atau harga produk yang murah?

Jika nyatanya konsumen di sekitar lebih suka barang murah, tapi memiliki kualitas lumayan, maka barang seperti ini yang cocok dijual, bukan barang mahal.

2. Kenali kompetitor

Ibarat masalah yang tidak akan pernah ada habisnya, seperti itu jugalah persaingan dalam bisnis. Akan selalu ada dengan tingkat yang berbeda.

Penting untuk peka terhadap segala macam persaingan yang ada di sekitar. Dengan begitu, kamu dapat membuat perbaikan serta strategi pemasaran yang tepat, termasuk strategi antisipasi untuk menangkal persaingan tersebut agar tidak berdampak buruk bagi bisnis kamu ke depan.

3. Mencari tahu inovasi yang dibutuhkan konsumen

Menjaga komunikasi dengan pembeli adalah hal yang penting dalam dunia bisnis. Tanpa komunikasi yang baik, melakukan sejumlah inovasi terasa sulit karena kamu butuh “suara” mereka untuk memperbaiki kinerja bisnis menjadi lebih bagus.

Buat semacam kuesioner atau langsung bertanya terkait saran atau produk apa yang pembeli harapkan di kemudian hari. Selanjutnya, kamu tinggal mempertimbangkan semua saran dari pembeli.

Perlu diingat, setiap inovasi yang berasal dari saran konsumen harus tetap menonjolkan ciri khas bisnis kamu yang sesungguhnya. Ciri khas inilah yang membuat produk atau layanan kamu berbeda dengan kompetitor.

Baca Juga: Cari Tahu Apa Itu Video Marketing, Jenis, dan Tips Membuatnya

4. Bersikap ramah

Dalam melakukan riset pasar harus mengedepankan sikap ramah. Karena kamu membutuhkan bantuan orang lain untuk memudahkan proses survei.

Gunakan kata atau kalimat yang sopan ketika riset pasar. Apakah itu dengan kuesioner ataupun tanya jawab. Dengan begitu, mereka akan membantu kamu dengan senang hati.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau