Keunikan Desa Taro di Gianyar yang Mampu Gerakkan Perekonomian Warga

Kompas.com - 30/06/2022, 10:16 WIB

KOMPAS.com - Desa Wisata Taro merupakan desa tua di Bali yang kaya akan kisah dan peninggalan budaya masa lampau. Dengan berbagai keunikannya, desa ini berhasil menjadi pemenang BCA Desa Wisata Award.

Sebagai desa wisata, Desa Taro memiliki beragam atraksi yang menarik wisatawan, sehingga bisa menggerakkan perekonomian masyarakat.

Desa ini berada di Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar atau sekitar dua jam perjalanan dari Denpasar. Terletak di ketinggian 600-750 meter di atas permukaan laut, membuat Desa Taro berhawa sejuk dan dingin.

Baca juga: Filantropi Masa Depan Berorientasi pada Dampak Sosial Berkelanjutan

Dahulu, Desa Wisata Taro dikenal dengan nama Bhumi Sarwa Ada yang berarti semua ada, sebutan yang sesuai. Sebab di Desa Taro terdapat beragam pesona alam yang memanjakan mata wisatawan.

Beberapa destinasi wisata unggulan Desa Taro yang menjadi daya tarik wisatawan antara lain:

Konservasi Lembu Putih Bali

Desa Taro merupakan satu-satunya desa di Bali yang memiliki taman konservasi lembu putih, salah satu satwa yang disucikan dan dihormati di desa tersebut. Di kawasan tersebut, lembu putih dirawat dengan baik karena sering dilibatkan dalam upacara besar.

Penangkaran Kunang-kunang

Kawasan penangkaran ini memiliki ukuran 6x30 meter yang sangat direkomendasikan untuk dikunjungi dari sore hingga malam hari.

Terletak di habitat alami yaitu sawah, membuat kawasan ini memiliki udara yang segar, air bersih yang mengalir, dan banyak tanaman di sekitarnya untuk mendukung pertumbuhan kunang-kunang.

Semara Ratih

Objek wisata ini merupakan Kawasan hutan bambu yang sudah ditata dengan rapi sehingga enak dipandang, karena Semara Ratih terletak di lembah, pengunjung akan berjalan turun di jalan setapak sambil menikmati pohon-pohon besar, hutan bambu dan melihat dari atas terasering sawah.

Dari situ, pengunjung bisa melihat relief Semara Ratih yang diukir didinding dari tanah yang menjadi ikon dari tempat ini. Tidak hanya itu saja, di Semara Ratih juga terdapat pancuran sumber mata air asli dan sungai yang dapat digunakan untuk melukat atau pembersihan diri

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.