Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bisnis Jalan di Tempat? Perbaiki dengan Cara Ini

Kompas.com - 02/07/2022, 11:45 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

4. Catat semua kritik dan saran pelanggan

Kalau selama ini kamu sering mengabaikan atau mengacuhkan kritik dan saran pembeli atau pelanggan, mulai sekarang jangan lagi. Lebih peka dengan umpan balik dari pelanggan untuk meningkatkan kepercayaan mereka dan memperbaiki kualitas bisnis kamu.

Pelanggan akan mengkritisi produk maupun pelayanan bisnismu yang tidak berkenan di hari atau merugikan mereka. Ketika menerima kritik dan saran ini, sebaiknya kamu tetap tenang dan merespon apapun masalah mereka.

Catat semua kritik dan saran dari pelanggan. Ingat bahwa kritik dan komplain dari pelanggan adalah bocoran yang luar biasa. Ini akan sangat membantu kamu dalam membenahi kekurangan dan kesalahan bisnismu, serta mengalahkan kompetisi pasar.

5. Benahi keuangan bisnis

Ketika kamu tidak punya rencana bisnis yang membuat usaha sulit berkembang, maka kamu juga tidak mengetahui proyeksi pemasukan dan pengeluaran, perhitungan kapan modal dapat kembali, dan hal lain yang berkaitan dengan aliran uang dalam bisnis.

Pada akhirnya kamu terlalu banyak menghabiskan modal usaha maupun kas untuk sesuatu yang tidak penting. Apalagi jika ternyata uang untuk kebutuhan bisnis dipakai untuk kepentingan pribadi, ini yang akan membawa bisnis dalam bahaya besar.

Maka dari itu, mulai atur keuangan bisnis kamu. Coret pengeluaran di luar kebutuhan bisnis, lakukan efisiensi dengan memangkas belanja yang tidak mendesak, dan mulai memisahkan rekening pribadi dan rekening bisnis.

Terus Berusaha dan Belajar

Ada kemauan, pasti ada jalan. Begitu kata pepatah. Jadi, teruslah berusaha dan belajar untuk menjadi pengusaha sukses. Ini secara langsung akan mengubah bagaimana kamu menyikapi kondisi bisnis yang sedang jalan di tempat.

 

Artikel ini merupakan hasil kerjasama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau