Kebab Turki Baba Rafi Melantai Bursa, Teten: Bukti UMKM Bisa Naik Kelas

Kompas.com - 05/08/2022, 16:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengapresiasi PT Sari Kreasi Boga Tbk UMKM produsen kebab dengan merek Kebab Turki Baba Rafi yang berhasil melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Teten menyebutkan, PT. Sari Kreasi Boga membuktikan UMKM yang dikelola dengan baik akan mampu naik kelas dan menjadi unit usaha yang bisa bersaing dengan perusahaan besar lainnya.

Teten menambahkan bahwa perusahaan yang memiliki kode saham RAFI ini awalnya adalah UMKM yang sebelumnya menjadi perusahaan besar, hanya berjualan dengan gerobak di pinggir jalan.

"Ini adalah kabar gembira selaku pembina UMKM, karena bertambah lagi UMKM yang bisa melantai di bursa. Jadi kami mengapresiasi Baba Rafi yang berhasil go public. Memang UMKM harus punya tata kelola bisnis yang baik supaya bisa masuk ke dalam proses Initial Public Offering (IPO), sebab puncak UMKM naik kelas adalah bisa IPO," ucap Teten dalam siaran pers Kompas.com, Jumat (5/8/2022).

Teten menjelaskan, saat ini peluang UMKM untuk naik kelas bahkan bisa IPO semakin besar. Pasalnya pemerintah terus memberikan kemudahan dan dukungan terhadap UMKM agar terus tumbuh.

Baca juga: Bakal Melantai di Bursa Efek, Kebab Baba Rafi Tawarkan Saham Seharga Rp 120 - Rp 130 per Lembar

 

Dukungan yang telah diberikan seperti kemudahan akses pembiayaan, kemudahan perizinan, hingga akses pasar telah dibuka ruangnya oleh pemerintah.

Teten berharap dengan suksesnya PT Sari Kreasi Boga Tbk melakukan aksi korporasi IPO, dapat menjadi pemantik bagi UMKM lainnya agar terus melakukan inovasi dan mengelola usahanya dengan baik. Pemerintah melalui KemenKopUKM menegaskan siap memberikan pendampingan dan dukungan bagi UMKM agar bisa naik kelas.

"Ke depan kami akan terus mendorong UMKM untuk bisa masuk pasar modal. Saya harap dengan terdaftarnya PT Sari Kreasi Boga Tbk di pasar saham ini bisa menyemangati UMKM lainnya untuk bisa go public demi memperkokoh ekonomi nasional menuju Indonesia emas di tahun 2045," kata Teten.

Teten juga berharap agar PT Sari Kreasi Boga Tbk nantinya bisa mengembangkan klaster-klaster baru sehingga akan semakin banyak UMKM yang bisa bermitra. Dengan begitu kesempatan bagi UMKM untuk naik kelas juga semakin lebar. Terlebih pemerintah ditargetkan untuk meningkatkan rasio wirausaha di Indonesia sebesar 3,95 persen di tahun 2024.

"Kami ditargetkan untuk terus tambah jumlah wirausaha karena rasio wirausaha kita baru 3,18 persen (dari total jumlah penduduk) jadi kita harus nambah 1 juta wirausaha baru. Saya ingin nanti PT Sari Kreasi Boga Tbk ini bisa terus kembangkan klaster bagi UMKM untuk bermitra," ucapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.