Cara Cerdas agar UMKM Mampu Bersaing di E-Commerce Lokal

Kompas.com - 05/09/2022, 14:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada berbagai metode belanja yang saat ini digandrungi, salah satunya berbelanja online melalui platform e-commerce. Menurut Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA), sebanyak 11 juta UMKM di Indonesia sudah menjajaki e-commerce sebagai lapak usahanya hingga Juni 2022 lalu.

Data tersebut menunjukkan bahwa penetrasi internet berpengaruh terhadap masyarakat yang kini ‘melek’ dengan penggunaan e-commerce dalam hal belanja. Oleh sebab itu, ini merupakan peluang besar bagi UMKM untuk mulai merambah ke platform e-commerce.

Tentu dengan kebebasan dan kemudahan dalam berjualan tersebut, para pelaku usaha UMKM memiliki banyak pesaing. Lalu apa yang bisa dilakukan agar produk UMKM Anda bisa menonjol dan bersaing di ranah e-commerce? Simak penjelasan berikut:

Baca juga: BBM Subsidi Naik, Ini Solusi Kemenparekraf Bantu Pelaku UMKM

1. Perkuat brand image

Layaknya pasar bebas, e-commerce memberikan lapak tak terbatas bagi pelaku usaha. Maka dari itu, untuk bisa bersaing Anda perlu memiliki karakter dan image dari produk yang berbeda dengan kompetitor.

Hal ini bisa dimulai dari nama, warna-warna yang dominan, dan logo yang menarik agar mudah diingat oleh pembeli. Anda juga perlu mengenal target pembeli dan sesuaikan platform e-commerce mana yang cocok dengan target dan profil usaha Anda agar memiliki pembeli yang tepat.

Selain itu, foto produk pun menjadi hal pertama yang dilihat oleh pembeli. Anda perlu memiliki foto produk yang kualitasnya baik dan menarik dari segi visual untuk menarik pembeli berbelanja di lapak Anda.

2. Promosi

Tidak ada yang lebih disukai pembeli selain promosi yang menguntungkan. Anda bisa memanfaatkan berbagai promosi yang ada di e-commerce seperti promosi di bulan dan tanggal yang sama (7.7, 10.10), memberikan voucher diskon, dan mengikuti promosi Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional).

3. Gunakan jasa logistik yang tepat

Pilih partner jasa logistik dan kurir yang sudah terpercaya, sebab pembeli tentu ingin produk yang sudah dibeli sampai dengan sempurna di depan pintu mereka.

Hal ini penting untuk menghindari keterlambatan paket pengiriman, dan komunikasi yang buruk antara kurir dan pembeli sehingga menimbulkan rasa kecewa terhadap produk Anda.

4. Metode pembayaran yang mudah

Berikan kemudahan pembeli saat check out produk Anda dengan memberikan opsi pembayaran yang bervariasi. Seperti dompet digital, transfer, atau bahkan dengan menerapkan sistem cash on delivery (COD).

Halaman:

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapan UKMM Indonesia Gunakan Teknologi Face Payment?

Kapan UKMM Indonesia Gunakan Teknologi Face Payment?

Program
Teten Masduki Sebut 40.473 UMK dengan 763.385 Produk Telah Masuk e-Katalog LKPP

Teten Masduki Sebut 40.473 UMK dengan 763.385 Produk Telah Masuk e-Katalog LKPP

Training
Disnaker Kota Batu Berikan Pelatihan Kewirausahaan Kepada 25 Pelaku UMKM

Disnaker Kota Batu Berikan Pelatihan Kewirausahaan Kepada 25 Pelaku UMKM

Program
Perubahan Saluran Penjualan jadi Langkah Utama Digitalisasi UMKM

Perubahan Saluran Penjualan jadi Langkah Utama Digitalisasi UMKM

Training
Nodeflux Bocorkan Dua Potensi Pengembangan Face Recognition untuk UMKM

Nodeflux Bocorkan Dua Potensi Pengembangan Face Recognition untuk UMKM

Program
Face Recognition Bisa Bantu UMKM, Chief Nodeflux: Berguna Berikan Insight Bisnis

Face Recognition Bisa Bantu UMKM, Chief Nodeflux: Berguna Berikan Insight Bisnis

Program
Sekjen Asosiasi UMKM: 70-80 Persen UMKM Indonesia Belum Melek Digital

Sekjen Asosiasi UMKM: 70-80 Persen UMKM Indonesia Belum Melek Digital

Program
Kisah Sukses Richard, Bangun Bisnis Talang Air Berbahan Baja Ringan

Kisah Sukses Richard, Bangun Bisnis Talang Air Berbahan Baja Ringan

Jagoan Lokal
KemenKopUKM Ajak Masyarakat Desa Kembangkan Potensi Produk Unggulan

KemenKopUKM Ajak Masyarakat Desa Kembangkan Potensi Produk Unggulan

Program
KemenKopUKM Berikan 26 Rekomendasi Kebijakan dalam G20

KemenKopUKM Berikan 26 Rekomendasi Kebijakan dalam G20

Program
Apa Itu Digital Farming? Upaya Bank Indonesia untuk Digitalisasi Pertanian

Apa Itu Digital Farming? Upaya Bank Indonesia untuk Digitalisasi Pertanian

Program
Mindset jadi Tantangan Utama bagi UMKM Melakukan Transformasi Digital

Mindset jadi Tantangan Utama bagi UMKM Melakukan Transformasi Digital

Training
3 Kesalahan yang Kerap Dilakukan Pengusaha Fashion Lokal

3 Kesalahan yang Kerap Dilakukan Pengusaha Fashion Lokal

Training
Tertarik Bisnis Undangan Digital? Berikut Tips Memulainya

Tertarik Bisnis Undangan Digital? Berikut Tips Memulainya

Training
Manfaatkan Peluang Bisnis saat Wisuda Mahasiswa, Pemuda Kutoarjo Jualan Bucket dan Raup Cuan

Manfaatkan Peluang Bisnis saat Wisuda Mahasiswa, Pemuda Kutoarjo Jualan Bucket dan Raup Cuan

Jagoan Lokal
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.