Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perhatikan 5 Hal Ini sebelum Mulai Usaha Laundry

Kompas.com - 26/09/2022, 16:15 WIB
Putri Sophia,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Mencuci dan setrika baju sebagai salah satu kebutuhan sehari-hari membuat bisnis laundry hingga saat ini masih jadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Bisnis yang ramah untuk pemula ini relatif mudah direalisasikan karena skalanya yang bersifat rumahan dan jangkauannya dekat.

Ditambah lagi, masih banyak orang yang tidak memiliki waktu dan menuntut kepraktisan dalam mencuci baju di tengah-tengah kesibukannya.

Baca juga: Kisah Cokelat Sulamina, Rasa Autentik dari Tangan Petani Lokal Kepulauan Sula

Akan tetapi, banyak hal yang perlu untuk diperhatikan agar bisnis cuci setrika ini bisa bersaing dan tetap eksis. Berikut lima hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai usaha laundry:

1. Pemilihan Lokasi

Hal pertama yang perlu jadi pertimbangan ialah pemilihan lokasi.

Usaha laundry perlu berada di lokasi yang terjangkau dan strategis, seperti pusat mahasiswa atau karyawan agar bisa menjadi target calon pelanggan Anda.

Selain itu, pilih juga lokasi yang ‘terlihat’ agar pelanggan dapat dengan mudah menjangkaunya seperti di tengah-tengah pemukiman, di sisi jalan, maupun di persimpangan jalan yang ramai dilewati.

2. Riset Pesaing

Bisnis laundry bukan lah bisnis yang baru di masyarakat, oleh sebab itu tentu kamu akan memiliki pesaing mengingat bisnis ini kerap dijumpai.

Riset pesaing penting dilakukan, agar Anda mengetahui strategi pemasaran seperti apa agar lebih unggul dari pesaing yang sudah menguasai di lokasi yang Anda pilih.

Kendati demikian, akan lebih baik dan berpotensi apabila lokasi yang ada pilih belum memiliki jasa laundry di sekitarnya, sehingga Anda tidak memiliki pesaing untuk dipertimbangkan.

3. Standar Pelayanan yang Baik

Sebagai bisnis yang bergerak di bidang jasa cuci setrika, kepuasan pelanggan akan menjadi prioritas utama.

Oleh sebab itu penting untuk memiliki standar pelayanan dari segi ketepatan waktu laundry, keramahan pelayanan, fasilitas antar jemput, hingga kualitas cuci setrika yang berkualitas.

Dengan mematangkan hal ini, maka pelanggan pun akan tertarik untuk kembali menggunakan jasa laundry Anda.

Baca juga: Meraup Untung Puluhan Juta dari Budidaya Bunga Bougenvile

4. Menentukan Harga

Di tengah persaingan laundry yang cukup sengit, kamu perlu memperhitungkan harga yang tepat untuk target pelanggan Anda.

Riset harga pesaing dan biaya hidup di sekitar lokasi Anda penting dilakukan. Selain agar pelanggan dapat harga yang sesuai, Anda juga bisa mendapatkan keuntungan yang sesuai juga.

Jangan lupa juga untuk memberikan harga yang sepadan dengan kualitas yang akan ditawarkan.

5. Manajemen Keuangan

Hal terakhir namun penting untuk diperhatikan dalam memulai usaha laundry adalah manajemen keuangan yang baik.

Sebagai penggerak bisnis, arus keuangan perlu dijaga dan memiliki pembukuan yang baik.

Dengan memiliki arus kas yang sehat, usaha laundry Anda dapat berkembang dan memiliki peluang untuk upgrade.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Tips Kembangkan Koperasi ala Menkop Budi Arie Setiadi

Tips Kembangkan Koperasi ala Menkop Budi Arie Setiadi

Training
Tak Aktif Sejak Lama, Koperasi Batik Trusmi Akan Dihidupkan Kembali

Tak Aktif Sejak Lama, Koperasi Batik Trusmi Akan Dihidupkan Kembali

Program
1.000 UMKM di Lombok Timur Dapat Sertifikasi Halal Gratis Sepanjang Tahun 2024

1.000 UMKM di Lombok Timur Dapat Sertifikasi Halal Gratis Sepanjang Tahun 2024

Program
Mahasiswa KKN UGM Lakukan Pendataan UMKM di Temanggung Jateng

Mahasiswa KKN UGM Lakukan Pendataan UMKM di Temanggung Jateng

Program
Koperasi Panen Perdana Ikan Kakap Putih dan Kerapu di Muaragembong, Ini Respon Kemenkop

Koperasi Panen Perdana Ikan Kakap Putih dan Kerapu di Muaragembong, Ini Respon Kemenkop

Program
Bawang Goreng: Peluang Bisnis dan Negara Potensial Ekspor

Bawang Goreng: Peluang Bisnis dan Negara Potensial Ekspor

Training
Pemkab Kepulauan Seribu Akan Bangun 15 Kios UMKM di Pulau Kelapa

Pemkab Kepulauan Seribu Akan Bangun 15 Kios UMKM di Pulau Kelapa

Program
Wujudkan Swasembada Pangan, Pemerintah Optimalkan PLUT sebagai Pusat Ekosistem

Wujudkan Swasembada Pangan, Pemerintah Optimalkan PLUT sebagai Pusat Ekosistem

Program
Kisah PamPam, Aktif Affiliate Marketing hingga Raih Cuan Puluhan Juta Rupiah

Kisah PamPam, Aktif Affiliate Marketing hingga Raih Cuan Puluhan Juta Rupiah

Jagoan Lokal
BRI Salurkan KUR Sebesar Rp 184,98 Triliun kepada 4 Juta UMKM

BRI Salurkan KUR Sebesar Rp 184,98 Triliun kepada 4 Juta UMKM

Program
Ingin Ciptakan Lapangan Kerja Baru, BNI Latih Pekerja Migran Hong Kong

Ingin Ciptakan Lapangan Kerja Baru, BNI Latih Pekerja Migran Hong Kong

Training
5 Jenis Kambing yang Bisa Dijadikan Pilihan Berbisnis Hewan Ternak

5 Jenis Kambing yang Bisa Dijadikan Pilihan Berbisnis Hewan Ternak

Training
PLUT Batam Bina 1.800 Pelaku UMKM, 80 Persen Sektor Kuliner

PLUT Batam Bina 1.800 Pelaku UMKM, 80 Persen Sektor Kuliner

Training
Disperindag Sulsel Siapkan Strategi Pemasaran untuk Bantu UMKM Naik Kelas

Disperindag Sulsel Siapkan Strategi Pemasaran untuk Bantu UMKM Naik Kelas

Training
Wamen UMKM Sebut PNM Katalisator Tumbuh Kembang Pengusaha Ultra Mikro di Indonesia

Wamen UMKM Sebut PNM Katalisator Tumbuh Kembang Pengusaha Ultra Mikro di Indonesia

Training
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau