Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

TxTure, Sepatu Vintage Modern Buatan Bandung yang Mendunia

Kompas.com - 19/10/2022, 09:00 WIB
Gabriela Angelica,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

"Mulai dari perawatannya, juga ada garansi yang berlaku sampai satu tahun. Jadi mirip dengan treatment showroom mobil gitu ya, di mana mobilnya bisa terus termaintain," tutur Joe.

Tantangan Mengedukasi Market di Awal Merintis Usaha

Produksi footwear Txture yang tidak dapat dilakukan sembarangan sehingga inilah yang menjadi tantangan untuk mereka di awal perintisannya.

"Tantangan di awal itu lebih ke artisannya sih, jadi bagaimana kita mengedukasi agar apa yang kita inginkan, visi misi perusahaan bisa sampai dari mulai dari teknik produksinya sampai presentasi produknya," kata Joe.

Pada awalnya, Txture juga memiliki tantangan lain untuk mengedukasi market mereka. Apalagi, dengan teknik handmade yang tidak sembarangan, produk sepatu Txture sudah dijual dengan harga berkisar dari Rp1,2-Rp1,8 juta pada tahun 2009.

"Di tahun 2009, brand lokal itu belum terlalu banyak, jadi edukasi market tentang mengapa harganya mahal cukup berdarah-darah di awalnya," ungkap Joe.

Hanya saja, seiring berjalan waktu, Txture semakin dapat menjelaskan dan membuktikan alasan mereka mematok harga yang cukup tinggi dari sisi teknik produksi hingga material kulit yang digunakan.

"Pada akhirnya mulai bisa diterima di masyarakat," tambah Joe.

Saat ini, Produk Txture sudah dipasarkan ke 34 negara, termasuk Rusia, Jerman, Amerika Serikat, hingga Kanada. Jika bicara pemasarannya di dalam negeri, Joe mengakui sudah memasarkan produknya hingga ke banyak daerah di seluruh Indonesia.

"Hampir seluruh Indonesia sih," ujar Joe.

Sebagai sebuah usaha, Txture bisa menjadi salah satu contoh brand lokal yang maju dan menjadi unggulan di bidangnya.

Selain pemasaran yang sudah luas, Txture juga sudah mendapatkan beberapa prestasi. Salah satunya menjadi pemenang peringkat ke-3 program Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 pada September kemarin.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau