Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Media Ini Bisa Jadi Pilihan "Mompreneur" dalam Menjalankan Bisnis

Kompas.com - 07/11/2022, 12:07 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Menjadi ibu rumah tangga tak menutup kemungkinan seseorang untuk tetap bisa bekerja dan menghasilkan uang. Saat ini, banyak cara sukses yang bisa dijalani para ibu rumah tangga untuk bisa berbisnis dan menjadi mompreneur dengan hanya bekerja dari rumah saja.

Umumnya, seorang ibu yang mengambil langkah menjadi mompreneur tak hanya membantu keuangan rumah tangga, memenuhi kebutuhan keluarga dan mencari uang tambahan untuk keinginan pribadi, tapi juga mengisi waktu luang.

Sebab, bijak dalam pengaturan waktu menjadi salah satu hal penting bagi para ibu rumah tangga untuk bisa sukses menjadi mompreneur.

Menuju kesuksesan sebagai mompreneur, Anda bisa mencoba berbagai cara dengan memanfaatkan media berbisnis. Simak lima media yang bisa digunakan, dilansir dari Cermati.com:

1. Grup Chat Warga

Para ibu rumah tangga mayoritas bergabung dalam grup chat warga, baik melalui aplikasi What’s App atau Telegram. Dengan memanfaatkan dua media tersebut, para ibu bisa mengambil langkah pertama untuk bisa berbisnis dan menjadi mompreneur sukses.

Banyak produk yang bisa dijual, seperti katering dengan menu makanan rumah sehari – hari, street food, dan kue – kue kering dan basah. Bahkan, pakaian hingga aksesoris menjadi pilihan bisnis, khususnya menjelang hari raya besar, seperti Lebaran, yang umumnya minat membeli baju baru meningkat.

2. Koperasi

Koperasi umumnya menjadi wadah organisasi ekonomi yang digerakkan warga setempat. Namun, dibalik itu koperasi juga mengajak para pengusaha muda dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) untuk menjajakan hasil karya dan dagangan, kemudian diperjualbelikan.

Wadah koperasi ini bisa menjadi salah satu media bagi mompreneur menjual hasil usaha dan karyanya. Keberadaan koperasi yang dekat dengan lingkungan warga juga mempermudah menetukan target dan menegtahui selera pasar.

3. Kios

Media lain untuk para ibu – ibu berwirausaha adalah dengan menjual hasil kreasi dan dagangannya di kios – kios. Beragam produk yang bisa ditawarkan untuk dijual seperti pakaian, makanan, kue, hingga pernak – pernik dan kebutuhan harian.

Penempatan kios pun bisa dipilih dan disesuaikan dengan produk dagangan. Misalnya, jika ingin menjual kebutuhan sekolah bisa membuka kios di pasar, ruko – ruko area permukiman warga. Selain itu, jika memilih berjualan makanan, bisa membuka kios di kantin sekolah atau kampus.

Baca juga: 6 Peluang Usaha Menguntungkan untuk Pasutri Baru

4. E-commerce

E-commerce menjadi wadah favorit dan praktis yang bisa dicoba oleh para mompreneur. Selain tak membutuhkan tempat fisik, juga hemat waktu. Anda bisa menjual dagangan melalui sejumlah pilihan e-commerce, dengan peraturan dan kebijakan yang telah ditentukan masing – masing wadah tentunya.

Dengan berjualan di wadah tersebut, para ibu bisa mudah memantau datangnya pembeli secara online sambil beraktivitas rumah tangga dan lainnya, tanpa harus menunggu di satu tempat seperti berjualan di toko atau kios. Ini menjadi pilihan menarik dan tepat bagi para ibu yang ingin menargetkan masyarakat yang gemar berbelanja secara online melalui e-commerce.

5. Media Sosial

Tak jauh berbeda dengan berjualan di e-commerce, berjualan melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook bisa jadi pilihan para mompreneur. Kemudahan yang ditawarkan membuat Anda bisa dengan praktis menjual karya dan produk dagangan yang beragam.

Namun, berbeda dengan e-commerce, Anda bisa berjualan dengan menentukan peraturan dan kebijakan sendiri yang disesuaikan dengan pasar dan produk dagangan. Hal ini bisa menjadi sikap dan khas tersendiri bagi para mompreneur.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau