Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Keuntungan Usaha Kos di Lokasi yang Strategis

Kompas.com, 1 Desember 2022, 17:23 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Salah satu usaha properti yang menggiurkan adalah usaha kos. Alasannya jelas karena jumlah perantau semakin banyak, terutama di kota-kota besar. Selain bisa memperoleh pendapatan pasif setiap bulan, Anda juga bisa untung dari adanya kenaikan harga properti setiap tahunnya.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat membuka usaha kosan adalah memperhatikan lokasi, karena lokasi yang stragegis akan mendatangkan keuntungan maksimal.

Lantas, apa saja keuntungan usaha kos di lokasi yang strategis? Simak dalam poin-poin berikut ini, dilansir dari Cermati.com:

1. Balik modal dalam waktu singkat

Membangun kos-kosan membutuhkan modal yang besar, tapi modal tersebut bisa balik dalam waktu singkat. Mungkin tidak 3 tahun ke depan, melainkan 5-10 tahun ke depan. Sisanya Anda tinggal terima keuntungan yang bisa dijadikan modal untuk membangun kosan di wilayah lain.

Tak heran pemilik kosan banyak uang, apalagi bagi yang punya pekerjaan utama. Usaha kosan bisa dijadikan passive income, bahkan modal untuk mempersiapkan hari tua.

2. Tidak ada matinya

Semua usaha properti tidak ada matinya, termasuk kos-kosan. Eksistensinya akan terus berlanjut, bahkan kalau mulai kurang pun, kamu dapat renovasi untuk ciptakan kesan ruang yang baru. Kini kos-kosan menjadi kebutuhan masyarakat luas, khususnya bagi para perantau yang tidak punya siapa-siapa di kota yang dituju.

Jadi, jangan pernah menyepelekan seseorang yang tidak punya pekerjaan utama, tapi memiliki usaha kos-kosan. Pendapatannya bisa jadi lebih besar, apalagi kalau kamar di kosan terisi penuh setiap saat.

3. Harga properti naik tiap tahun

Selain pendapatan uang kos, keuntungan yang bisa didapatkan adalah dari kenaikan harga properti setiap tahun.

Jika seandainya kos-kosan yang Anda punya eksklusif, kenaikannya bisa mencapai dua kali lipat. Hal yang wajar kalau kos-kosan menjadi investasi jangka panjang yang sangat diminati karena prospeknya jelas. Ya, meskipun modal awalnya sangat besar untuk membeli atau merenovasinya.

4. Banyak diincar orang

Inilah keuntungan usaha kos di lokasi yang strategis, yaitu karena banyak diminati oleh orang lain. Diminati karena dekat ke mana saja, dekat dengan akses umum, dan memudahkan mobilisasi sehari-hari.

Penghuni kosan mungkin tidak hanya dari kalangan pekerja saja, tapi juga mahasiswa atau pasangan suami istri (pasutri) tanpa anak.

Jauhkan rasa khawatir akan bayang-bayang kosan tidak laku. Selagi kamu rawat, lengkapi dengan fasilitas memadai, dan harga yang bersaing, percayalah pasti dilirik banyak orang. Ditambah lagi kalau kamu ramah, bisa menjadi ibu kosan idaman, nih!

Baca juga: Tips Memilih Kos – kosan Terbaik

5. Dekat dengan pusat aktivitas

Mulai dari mall, gedung perkantoran, rumah sakit, supermarket, dan banyak pusat aktivitas lainnya yang berdekatan dengan kosan apabila letaknya di tempat strategis. Hal ini tentu akan memudahkan mobilisasi penghuni kosan, dan menjadikan kosan favorit banyak orang.

Hal ini sesuai dengan fenomena di mana banyak orang sudah tidak mau lagi pusing soal jarak. Jika tidak memungkinkan bangun pagi setiap hari untuk mengejar transportasi, maka kosan di wilayah strategis yang dekat dengan kantor menjadi opsi terbaik. Biar mahal asal kosan dekat kantor.

6. Perputaran uang cepat

Perputaran uang untuk usaha kos-kosan bisa dikatakan cepat karena pembayarannya dilakukan setiap bulan. Jadi, bisa banget kalau Anda ingin menginvestasikan passive income ini ke instrumen investasi lain untuk meningkatkan total aset.

Perputaran uang hanya akan macet apabila penghuni kosan terlambat bayar. Hal seperti ini biasanya jarang terjadi. Kalaupun terlambat bayar, paling sehari atau dua hari dari tanggal pembayaran seharusnya dan pasti sudah izin terlebih dahulu kepada pemilik kosan.

7. Perawatan yang minim

Kos-kosan berbeda dengan investasi apartemen yang bisa dikatakan menguras uang karena mahalnya biaya maintenance per bulan. Merawat kos-kosan tidak perlu pakai ribet karena nyaris tidak ada yang butuh perawatan ekstra. Biayanya paling untuk memperbaiki fasilitas kosan yang lagi rusak, seperti Wi-Fi, AC yang kurang dingin, dan keran air yang bocor.

Jika Anda punya banyak fasilitas dan rata-rata rusak pada waktu bersamaan, barulah butuh biaya perawatan yang lumayan besar. Itu juga tidak dikeluarkan setiap bulan, melainkan sekali dalam beberapa bulan atau mungkin setahun. Jadi, pemilik kosan bisa dipastikan tidak akan rugi meskipun mengeluarkan biaya untuk menjaga fasilitas kosan.

8. Tempat untuk membuka usaha baru

Nah, ini dia keuntungan membuka usaha kosan di lokasi yang strategis, di mana Anda bisa memanfaatkan kosan untuk membuka usaha baru. Misalnya, usaha laundry untuk anak kosan yang malas menyuci pakaian, katering bulanan untuk yang malas memasak, dan lain sebagainya.

Anda bisa mengelola usaha ini sendirian atau menyuruh penjaga kosan yang melakukannya. Dengan begini, passive income Anda per bulan bertambah menjadi dua sumber. Satu dari uang kosan, satu lagi dari usaha tambahan ini.

Jika ingin membuka usaha kosan, pastikan konsep bangunan kosan sesuai dengan yang didambakan banyak orang. Sebut saja nyaman, tidak terlalu sempit, dan menyediakam berbagai fasilitas untuk memanjakan anak kosan, seperti Wi-Fi, dapur, dan balkon. Percayalah pasti penghuni kos-kosan betah dan malas pindah.

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau