Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Hal Utama yang Perlu Diperhatikan saat Membuat Logo Brand

Kompas.com, 2 Desember 2022, 12:41 WIB
Gabriela Angelica,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Logomenjadi salah satu elemen penting dalam membangun sebuah brand usaha. Hal ini juga termasuk bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar dapat membangun brand identity yang baik.

Sebuah logo harus bisa menggambarkan citra brand dari usaha Anda. Sekecil apa pun sebuah usaha, akan lebih baik jika memiliki logo yang dapat mewakilinya, terutama untuk menarik dan membuat konsumen lebih mudah ingat dengan usaha kita.

Logo sendiri bisa dibuat secara mandiri atau dengan bantuan ahli yang lebih mempunyai skill design apabila Anda memiliki modal lebih untuk menyewa jasanya.

Baca juga: 6 Tips Memulai Bisnis Cuci Mobil, Bisa "Auto Cuan"...

Namun, semua itu harus disesuaikan dengan beberapa pertimbangan dasar yang penting untuk diperhatikan saat membuat logo brand sebagai berikut.

1. Tidak Membuat Design Logo Sembarangan

Mungkin hal ini terdengar sepele, tapi masih banyak pemilik usaha kecil yang kurang memperhatikan hal ini. Mereka merasa tidak memerlukan logo yang baik dan terlihat profesional karena skala usahanya yang masih kecil.

Padahal, kembali lagi, peran logo yang unik dan terlihat kredibel penting untuk membangun citra yang baik di mata konsumen.

2. Design Logo Harus Selaras dengan Konsep Usaha

Logo UMKM jangan sampai bermakna atau tidak memiliki konsep yang selaras dengan usaha Anda. Buatlah design logo yang profesional untuk dan memberikan makna terkait usaha yang sedang dirintis. Dasar tersebut harus dipenuhi sebelum menentukan design unik dan menarik logo itu sendiri.

Misalnya saja, usaha Anda menjajakan olahan pisang sebagai produk utama, maka sebisa mungkin logo brand memiliki unsur pisang sebagai elemen utamanya.

3. Eksekusi Design dengan Ahlinya

Jika Anda sebagai pelaku usaha juga memiliki keahlian dalam design logo, hal tersebut akan lebih menguntungkan karena Anda tidak perlu menyewa jasa orang lain. Hanya saja, pasti banyak dari pelaku usaha yang masih mencari bantuan dari ahli untuk membuat logo brandnya.

Dalam mencari designer logo ini, Anda tidak boleh sembarangan. Sembarangan di sini bukan berarti Anda harus menyewa jasa designer yang mahal dan profesional di bidangnya. Hanya saja, Anda harus memilih mereka yang memang bisa mengeksekusi ide atau rancangan logo yang sudah ditentukan.

Baca juga: Tertarik Bisnis Undangan Digital? Berikut Tips Memulainya

4. Sesederhana Apa pun, Jangan Meniru Design Brand Lain

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, mencari referensi logo merupakan langkah yang wajar, tapi hal itu tidak sama dengan meniru atau menjiplak. Anda tetap harus menciptakan logo yang unik yang memang berasal dari ide pribadi.

Selain bisa menghasilkan urusan yang lebih rumit di kemudian hari, hal tersebut akan menimbulkan kesan tidak profesional dan tidak orisinil terhadap brand Anda.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau