Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Usaha Apple Pie d'kokimo Berawal dari Hobi Kuliner

Kompas.com, 13 Desember 2022, 13:42 WIB
Gabriela Angelica,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Usaha kecil rumahan yang menjajakan makanan homemade yang unik semakin beragam, salah satunya d'kokimo yang hadir dengan produk apple pie.

Pemilik d'kokimo, Andriani Prasasti menyampaikan, bahwa usaha asal Bekasi yang mulai hadir sejak 2019 ini berawal dari hobi kuliner bersama sang suami, Denny Setiawan.

"Kita suka jajan ya, sekitar 2009 kita sering jajan di bazar-bazar, di mall, atau kegiatan promo kuliner. Sempat suatu ketika, kita dapat promo produk apple pie. Bagi kita waktu itu apple pie masih asing dan unik, tapi ternyata enak," tutur Andriani pada kesempatan wawancaranya bersama Kompas.com, Sabtu (10/12/2022).

Baca juga: Ingin Bisnis Kue Kering? SImak Tips Ini agar Bisa Sukses

Cocok dengan rasa snack apple pie tersebut, Andriani pun rutin membelinya. Hal ini kemudian menginspirasinya untuk mencoba membuat sendiri camilan itu di rumah.

Ia mengaku, proses membuat apple pie tidak semudah yang dibayangkan dan beberapa kali gagal.

Dengan menggunakan resep orang lain yang ditemukannya, Andriani terus berupaya hingga menemukan resep apple pie yang tepat buatannya sendiri.

Andriani kemudian mulai membawa olahan apple pienya itu untuk dicicipi sanak keluarga, tetangga, dan teman kantornya.

"Responsnya ternyata bagus. Kadang, ada juga yang memberi saran atau masukan, misalnya kemanisan. Dari situ, kita coba utak-atik resep," ujar Andriani.

Setelah proses panjang hingga menemukan resepnya sendiri, Andriani mulai berpikir untuk mengambangkan hobi dan kemampuannya tersebut sebagai sebuah bisnis pada 2018.

"Saat sebelum pandemi itu, saya memutuskan untuk resign dan untuk mengisi aktivitas, saya mencoba untuk menjual si apple pie yang favorit di rumah ini. Akhirnya kita berani untuk mencoba," ungkap Andriani.

-Denny Setiawan -

Ia mengaku, pada awalnya apple pie buatannya itu dipasarkan ke sanak saudara dan teman saja. Namun, respona positif dari teman-temannya membuat Andriani dan Denny mulai masuk ke dalam ranah marketplace untuk menjual produknya.

Saat ditanya perihal daya tarik dan kelebihan apple pie d'kokimo dibandingkan apple pie lain di pasaran, Andriani menyampaikan bahwa hal tersebut sebenarnya kembali kepada selera konsumen.

Namun, menurutnya, mungkin rasa manis dari pie d'kokimo diupayakan agar lebih alami dari buah apel segar.

"Untuk masalah selera, tiap orang pasti berbeda. Mungkin apple pie yang dulu kita sering beli rasanya lebih ke manis, jadi setelah utak-atik resep sendiri, kita bisa menemukan resep agar pie ini manisnya dari buah apel saja dan bukan karena tambahan gula yang banyak," tutur Andriani.

Cinnamon Apple Piedokumentasi Gondola Ancol Cinnamon Apple Pie

Baca juga: 4 Tips Ampuh untuk Memulai dan Mengembangkan Bisnis Kue Basah

Tipikal kulit pie d'kokimo juga menurutnya lebih crispy atau garing, sehingga, akan cocok untuk orang-orang yang lebih menyukai tekstur renyah.

Sampai saat ini, d'kokimo masih memanfaatkan penjualan secara online atau pesanan langsung dari teman atau kerabat. Mereka belum memiliki toko fisik sendiri.

Hal tersebut juga sehubungan dengan penjualan produk d'kokimo yang menggunakan sistem preorderm sehingga tidak bisa memiliki produk yang ready stock. Semua harus dibuat fresh sesuai pesanan yang ada.

Selain menjual apple pie, tersedia berbagai varian pie dan menu lain, seperti beef pie, cheese pie, brownies pie, dan brownies loyang dengan beberapa pilihan ukuran.

Baca juga: 5 Langkah Awal Membangun Bisnis Rumahan

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau