Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jalan Terang Menuju Transformasi Digital UMKM

Kompas.com, 20 Desember 2022, 20:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

Berdasarkan data Indonesian E-commerce Association (idEA) hingga bulan Oktober 2022, sebanyak 20,5 juta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari target 30 juta pada tahun 2024 sudah masuk atau boarding ke ekosistem digital.

IOH mendukung upaya pemerintah dengan menghadirkan IDE sebagai jawaban tantangan transformasi digital UMKM.

Platform IDE menyediakan tiga fitur untuk pelaku UMKM yaitu IDE Advisory, IDE Akademi, serta IDE Marketspace. Lewat IDE Advisory, pelaku UMKM bisa mendapat insight global untuk mengembangkan bisnis mereka.

Lebih lanjut, IDE juga menyediakan video dan pelatihan yang memudahkan akses pembelajaran dan digitalisasi bagi pelaku UMKM melalui fitur IDE Akademi. Sementara untuk memperluas jejaring bisnis, relasi, dan promosi, IDE menyediakan fitur Marketspace sebagai ruang komunitas pelaku UMKM.

Baca juga: Presiden Jokowi: KUR Klaster Perkuat UMKM untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi

IDE menawarkan solusi yang berakar dari tantangan yang dialami pelaku UMKM. Platform IDE menyediakan tiga fitur yang ditawarkan untuk pelaku UMKM, yaitu IDE Advisory yang menyediakan data pemetaan konsumen, info pasar, hingga sektor bisnis yang sedang hangat.

Kemudian, IDE Academy yang memungkinkan pelaku UMKM mengakses video pelatihan peningkatan kapasitas dan kemampuan. Terakhir, IDE Marketspace sebaagi tempat pertemuan UMKM dengan stakeholder bisnis lain seperti konsumen, vendor, hingga supplier.

Seluruh fitur-fitur di IDE bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk meningkatkan pengetahuan bisnis, memperkuat daya saing produk, hingga meningkatkan omzet.

“IOH akan terus mengembangkan platform IDE seiring dengan kebutuhan para pelaku UMKM di Indonesia. Hal ini sejalan dengan misi kami untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia, serta menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia,” kata Bayu.

Platform IDE hadir dengan dukungan dari Google Cloud. Pada 20 Oktober 2022, Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), bertemu CEO Google Cloud, Thomas Kurian di kampus Google di Sunnyvale, California.

Pucuk pimpinan dari dua perusahaan unggulan tersebut sepakat memperkuat upaya untuk membantu UMKM di Indonesia meningkatkan skala bisnis mereka menggunakan teknologi.

Country Head Google Cloud Indonesia, Megawaty Khie, mengatakan, Google Cloud senang dapat berkolaborasi dengan IOH dalam memberdayakan pelaku UMKM di Indonesia.

"Kami memberikan insight mengenai target pasar yang ingin diraup oleh pelaku UMKM, sehingga kampanye pemasaran yang mereka lakukan bisa lebih optimal," kata Megawaty dalam keterangannya.

Baca juga: Inovasi Jadi Kunci Produk UMKM Bertahan di Tengah Ekonomi Digital

Tak lama setelah IDE diluncurkan, IOH langsung tancap gas. IOH lewat acara IDE Roadshow menyambangi pelaku UKMM di Bandung. Sebanyak 95 pelaku UMKM dari berbagai kategori "disiram" ilmu lewat seminar bisnis bertema" “Bisnis Lokal Juga Bisa Jadi Lebih Besar”.

Pemilik De Ranch & Floating Market Lembang, Perry Tristianto dalam seminar mengatakan, dirinya menjalankan 27 Factory Outlet (FO), dua tempat kuliner, dan beberapa tempat wisata yang tersebar di Bandung.

Ia pun sadar menjalankan bisnis di era digital harus pandai membaca market, trend terkini, demand vs supply gap, sampai tools untuk mempermudah operasional yang tujuannya adalah agar kita tetap relevan dengan kebutuhan pasar.

"Fitur-fitur pada platform IDE sejauh ini sudah membantu saya menjalankan bisnis dengan lebih. baik, karena saya mendapat hyperlocal-insight, literasi digital, dan pasar untuk mengakses produk teknologi dalam satu platform," kata Perry dalam keterangannya.

Jadi, sudah siap #BeraniJadiBesar di era digital? Silakan bergabung bersama pelaku UMKM dan stakeholder bisnis lainnya lewat https://advisory.ide.ioh.co.id/


 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:

Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau