Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Ayam Gepuk Pak Gembus Bocorkan Tips Tingkatkan Penjualan Bersama ShopeeFood Saat Ramadan

Kompas.com, 9 Maret 2023, 11:00 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bermodal dari uang tabungan yang disisihkan dari gaji bulanannya selama menjadi karyawan dan keberanian untuk banting setir, Ridho Nurul Adityawan mendirikan usaha kuliner Ayam Gepuk Pak Gembus pada 2013.

Berkat kegigihan Ridho menjaga kualitas rasa, bisnis yang sudah berjalan 9 tahun ini berhasil merajai pasar kuliner menu nasi ayam.

Di tengah persaingan usaha kuliner nasi ayam, Ayam Gepuk Pak Gembus sukses menjadi salah satu bisnis dengan penjualan tertinggi di ShopeeFood selama Ramadhan 2022.

Direktur Operasional Ayam Gepuk Pak Gembus, Maria Barmono, mengatakan Ramadhan adalah momen penting yang harus dimanfaatkan pelaku usaha kuliner untuk meningkatkan transaksi bisnisnya.

“Layanan pesan antar makanan seperti ShopeeFood juga turut berperan besar dalam membantu menyukseskan kampanye Ramadan Ayam Gepuk Pak Gembus tahun lalu,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (9/3/2023).

Baca juga: Kenalkan Pak Gembus, Sosok di Balik Kesuksesan Ayam Gepuk Pak Gembus

Maria menyebutkan, kemudahan layanan dan promo menarik yang dihadirkan di aplikasi ShopeeFood menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelanggan setia Ayam Gepuk Pak Gembus.

Memasuki bulan Ramadhan pada masa pascapandemi Covid-19 tahun 2023, Ayam Gepuk Pak Gembus percaya bahwa tren bisnis kuliner dengan layanan pesan antar makanan masih akan sangat menjanjikan. Tren layanan pesan antar makanan online juga masih akan terus berkembang.

“Walaupun kita sudah memasuki masa pascapandemi, nyatanya layanan pesan antar makanan seperti ShopeeFood masih tetap menjadi pilihan para pelanggan kami,” lanjut Maria.

Meskipun penjualan offline (dine-in) mulai meningkat, kata dia, performa penjualan online tetap tinggi karena pelanggan masih mengutamakan kepraktisan dalam hal memesan makanan.

Berkaca dari kesuksesan kampanyenya pada momen Ramadhan 2022, Ayam Gepuk Pak Gembus mengungkapkan tiga strategi jitu untuk membantu pelaku usaha kuliner mempersiapkan bisnis mereka dalam menyambut Ramadhan 2023.

1. Hadirkan menu spesial Ramadhan

Ramadhan umumnya identik dengan tradisi buka puasa bersama keluarga maupun kerabat terdekat.

Baca juga: Beda Ayam Geprek dan Ayam Gepuk, Salah Satunya di Penyajiannya

Tradisi Ramadhan tersebut bisa menjadi peluang bisnis tersendiri bagi para pelaku usaha kuliner. Salah satunya dengan menghadirkan menu spesial Ramadhan yang berisi paket makanan untuk dua orang atau lebih.

“Paket spesial Ramadhan bisa menarik minat konsumen untuk melakukan lebih banyak transaksi. Pastikan juga untuk menggunakan foto menu produk yang menarik di aplikasi untuk mendorong minat konsumen melakukan pembelian,” jelas Maria.

2. Hadirkan promo spesial dan manfaatkan media sosial

Menghadirkan promo spesial Ramadhan adalah strategi jitu untuk mengoptimalkan penjualan. Memanfaatkan media sosial juga penting untuk menginformasikan promo spesial tersebut kepada konsumen.

Promo spesial dapat menjadi salah satu strategi untuk membangun loyalitas konsumen. Apabila konsumen merasa puas dengan produk tersebut, kemungkinan mereka untuk melakukan pemesanan kembali (repurchase) akan lebih besar meskipun sedang tidak ada promo.

Baca juga: Ini 4 Kiat Sukses Bisnis Kuliner ala Merchant ShopeeFood MakCiak

“Untuk meningkatkan transaksi, Ayam Gepuk Pak Gembus selalu aktif mengikuti kampanye di ShopeeFood, seperti kampanye Tanggal Kembar, Pay Day, Menu Diskon, dan masih banyak lagi,” ungkap Maria.

Maria menjelaskan, cara mengaktifkan promo di ShopeeFood sangat mudah. Pelaku bisnis dapat segera mengatur ketentuan promonya dari aplikasi Shopee Partner.

Setelah mengaktifkan promo, pihaknya biasanya akan menginformasikan promo tersebut melalui media sosial untuk menarik minat pelanggan.

Selain menu spesial, Ayam Gepuk Pak Gembus juga menghadirkan promo spesial selama bulan Ramadan.  
Dok. Ayam Gepuk Pak Gembus Selain menu spesial, Ayam Gepuk Pak Gembus juga menghadirkan promo spesial selama bulan Ramadan.

3. Sesuaikan jam operasional bisnis

Tidak bisa dimungkiri bahwa bulan suci Ramadhan akan mengubah waktu rutinitas masyarakat, khususnya mereka yang menjalankan ibadah puasa.

Para pelaku bisnis tentu harus dapat menjadi lebih adaptif dalam menyesuaikan kebutuhan konsumen tersebut.

Baca juga: 5 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Merintis Bisnis Kuliner

“Saat Ramadhan, jam sibuk restoran tentunya mengalami perubahan. Untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan, kami juga menambah jumlah karyawan cadangan sehingga Ayam Gepuk Pak Gembus bisa tetap buka selama jam sahur,” kata Maria.

Ayam Gepuk Pak Gembus, lanjut dia, sangat terbantu dengan fitur perubahan jadwal operasional yang ada di aplikasi ShopeeFood.

Melalui fitur tersebut, kata Maria, Ayam Gepuk Pak Gembus dapat dengan mudah mengatur jam operasional restorannya sehingga kualitas layanannya tetap terjaga selama Ramadhan.

Pada kesempatan itu, Maria mengatakan, meski telah memiliki lebih dari 500 outlet di seluruh Indonesia, Ayam Gepuk Pak Gembus berkomitmen untuk terus melakukan ekspansi ke berbagai kota.

Selain itu, kata dia, Ayam Gepuk Pak Gembus juga akan terus fokus menjaga konsistensi kualitas rasa dan melakukan inovasi sesuai kebutuhan para pelanggan setianya.

Baca juga: 4 Alasan Pentingnya Inovasi Saat Merintis Bisnis Kuliner

Maria percaya bahwa cara-cara tersebut merupakan “resep mujarab” untuk dapat terus menjaga eksistensi bisnis Ayam Gepuk Pak Gembus dalam jangka panjang.

Para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) lain yang ingin mengikuti jejak kesuksesan Ayam Gepuk Pak Gembus dapat dengan mudah mendaftar sebagai merchant ShopeeFood dan ShopeePay melalui fitur Registrasi Mandiri di aplikasi Shopee Partner.

Proses pendaftaran hanya membutuhkan waktu satu hingga lima hari kerja.

Melalui aplikasi Shopee Partner, pelaku usaha dapat memanfaatkan berbagai fitur menarik untuk mendukung operasional harian usahanya.

Fitur tersebut, antara lain pembaruan transaksi secara instan, pengaturan jam operasional toko, serta mengubah dan menambah menu dengan mudah.

Baca juga: UMKM, Ini Cara Mudah Daftar ShopeeFood Merchant

Ramadan sudah di depan mata, saatnya untuk mengunduh aplikasi Shopee Partner melalui Google Play atau App Store untuk meningkatkan transaksi penjualan selama momen Ramadan berlangsung. (Wandha Nur Hidayat/pasangiklan.com)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang

Terkini Lainnya
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau