Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Ide Bisnis Fesyen Muslim di Bulan Ramadan, Bakal Laris Manis

Kompas.com, 20 Maret 2023, 14:10 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Bagi umat muslim, Ramadan dan Idul Fitri merupakan bulan kemenangan yang momennya selalu ditunggu-tunggu kedatangannya. Momen ini juga sangat dinanti para pelaku bisnis fesyen muslim, karena bakal membawa keuntungan.

Pasalnya, omset penjualan fesyen muslim biasanya akan mengalami peningkatan luar biasa. Ini karena beli baju baru menjelang lebaran atau Idul Fitri sudah jadi tradisi yang tak terpisahkan.

Hal ini tentu jadi peluang bisnis menjanjikan yang bisa menghasilkan cuan berlimpah jika bisa mengatur dan mengelolanya dengan baik. Tertarik mencoba bisnis fesyen muslim tapi masih bingung mau pilih produk yang seperti apa untuk dijual?

Yuk simak ide bisnis produk fesyen muslim yang dijamin bakal banyak diminati di bulan Ramadan seperti dilansir Cermati.com :

1. Fesyen Muslim Wanita

Menjalankan bisnis fesyen seolah tak ada kata matinya, selalu ada yang baru hampir di setiap momen. Tak terkecuali fesyen untuk para muslimah yang justru selalu berganti dengan yang baru bukan cuma untuk momen Ramadan tapi juga di bulan -bulan biasa.

Namun khusus di bulan Ramadan, permintaan akan fesyen muslimah biasanya cenderung mengalami peningkatan baik secara online maupun offline. Mulai dari gaun, kaftan, gamis, lurik, maupun jenis pakaian lainnya.

Tingginya antusiasme terhadap fesyen muslimah membawa peluang usaha yang cukup menggiurkan. Untuk memulainya bisa dengan menjadi reseller atau dropshipper yang hampir tidak memerlukan banyak modal.

Namun, jika punya modal lebih dan kemampuan desain baju muslimah. Maka, memproduksi fesyen muslimah sendiri untuk ditawarkan bisa jadi cara yang lebih menarik.

2. Mukena

Sebagian besar wanita hampir selalu ingin alat ibadahnya tampak lebih gaya dan baru di bulan Ramadan, salah satunya mukena.

Jika dulu model mukena masih terbilang simpel dengan warna polos dan potongan kain sederhana. Tapi kini, banyak mukena yang memiliki desain, warna dan motif yang cantik.

Jangan heran jika banyak wanita suka mengoleksinya. Selain dipakai sendiri, mukena pun juga bisa digunakan sebagai bingkisan atau parcel lebaran, sehingga permintaan barang ini pun akan mengalami peningkatan.

Dengan pertimbangan tersebut, tak perlu ragu merealisasikan ide bisnis penjualan mukena di bulan Ramadan.

3. Jilbab dan Kerudung

Agar tampilan muslimah lebih cantik dan syar'i, maka perlu jilbab atau kerudung sebagai pelengkapnya. Ini menjadi item fesyen yang wajib dimiliki semua muslimah.

Selain modelnya yang cukup beragam, dari yang simpel, instan, hingga pashmina dengan banyak warna-warni menarik, harganya juga bervariasi tergantung model dan bahannya.

Tak heran jika dalam waktu relatif singkat ada banyak model jilbab yang terus menerus berganti. Selain itu, tak sedikit wanita yang kemudian memutuskan untuk memakai jilbab saat bulan puasa.

Hal ini tentu bisa jadi kesempatan menarik untuk memulai bisnis di bulan Ramadan. Dibandingkan dengan memulai bisnis fesyen muslimah, bisnis penjualan jilbab membutuhkan modal yang cenderung lebih sedikit, jadi tidak terlalu membebani.

4. Sarung, Peci dan Sajadah

Item fesyen lainnya yang juga cukup banyak diminati selama lebaran dan bis ajari ide bisnis menjanjikan adalah perlengkapan sholat. Mulai dari sajadah, peci hingga sarung.

Selain untuk digunakan sendiri, biasanya item tersebut kerap dijadikan sebagai bingkisan lebaran untuk kerabat maupun rekan kerja. Jangan heran jika permintaannya pun meningkat, khususnya di bulan Ramadan.

5. Baju Koko

Bukan hanya wanita, tentunya pria pun juga ingin tampil lebih rapi dan rupawan di momen Ramadan dan Idul Fitri. Fesyen pria yang cukup banyak diminati yakni baju koko. Ini bisa jadi ide bisnis cuan di bulan Ramadan yang menarik untuk dicoba.

Bukan cuma untuk tujuan beribadah saja, saat ini baju koko sudah banyak didesain lebih gaya. Jadi bisa digunakan untuk berbagai momen, baik bersilaturahmi hingga digunakan sehari-hari.

Baca juga: Tips Sukses Jalankan Bisnis Musiman di Bulan Ramadan

6. Kemeja

Meskipun jauh dari nuansa muslim, akan tetapi tak sedikit yang memilih memakai kemeja di momen lebaran. Bukan cuma pria, wanita pun juga bisa dipakai oleh wanita.

Biasanya kemeja lebih banyak dipilih karena dianggap lebih kasual dan nyaman daripada gaun dan gamis maupun baju koko bagi laki-laki.

Hal ini yang membuat permintaan kemeja laki-laki maupun wanita juga tak kalah mengalami peningkatan. Sehingga produk fesyen ini terbilang cukup menjanjikan.

Apalagi penggunaannya juga lebih fleksibel untuk berbagai momen lainnya, jadi bukan cuma untuk lebaran saja.

7. Sandal dan Sepatu

Item fesyen selanjutnya yang menarik untuk dijadikan ide bisnis menarik di bulan Ramadan adalah sandal dan sepatu. Bisa dibilang ini tak bisa dilepaskan dari momen lebaran sebagai pelengkap fesyen yang digunakan.

Jenis yang dipilih cukup beragam, dari yang simpel dan kasual hingga elegan nan mewah. Semuanya tinggal disesuaikan dengan tren saat ini, karena kebanyakan orang suka mengikuti sesuatu yang baru.

Anda dapat memilih salah satu yang paling sesuai untuk menambah penghasilan. Terutama dari segi kemampuan modal dan metode penjualan. Ketika terbatas dari segi modal, maka bisa memilih sistem reseller atau dropship.

Sedangkan jika modalnya cukup memadai, maka bisa memilih bisnis dengan partai besar. Meski begitu, apapun pilihannya selalu pastikan untuk pengelolaan keuangan lebih terencana agar tidak merugi di kemudian hari. Semoga bermanfaat.

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau