Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Memulai Usaha Keripik Buah

Kompas.com - 25/03/2023, 08:00 WIB
Rheina Arfiana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.comBuah menjadi makanan nabati yang digemari banyak orang dari berbagai kalangan. Tak hanya itu, buah bisa dijadikan beraneka olahan seperti dijadikan keripik buah.

Keripik buah umumnya hanya menggunakan apel dan pisang. Padahal banyak buah yang dapat digunakan, seperti buah Nangka, naga, salak, kiwi, papaya, dan lainnya.

Buah sendiri mudah ditemukan, terlebih sering adanya musim buah. Selain itu, keripik buah merupakan cemilan sehat dan bergizi.

Oleh karena itu, usaha keripik buah menjadi usaha yang cukup menjanjikan. Tertarik untuk mencobanya?

Supaya tidak salah langkah, berikut ini cara memulai usaha keripik buah yang bisa dilakukan seperti dirangkum dari beberapa sumber.

Baca juga: 9 Tips Memulai Usaha untuk Pemula

1. Menyiapkan modal

Cara pertama yang dilakukan ialah menyiapkan modal, pastikan memiliki modal yang mencukupi dan pisahkan dengan uang pribadi.

Modal menjadi salah satu hal yang penting karena untuk membeli bahan-bahan dan peralatan usaha membutuhkan modal. Selain itu, usaha ini juga memerlukan mesin-mesin yang memudahkan pekerjaan.

2. Menentukan lokasi

Cara kedua adalah menentukan lokasi, carilah lokasi yang strategis supaya pelanggan mudah menemukan dan terlihat.

Apabila memiliki modal yang minim kamu bisa menyewa toko atau membuat sebagian rumah menjadi tempat usaha.

3. Memilih bahan baku

Cara selanjutnya memilih bahan baku. Usahakan memilih bahan baku yang memiliki kualitas baik supaya keripik buah yang dihasilkan tak mengecewakan.

Baca juga: 3 Cara Konsisten Berbisnis untuk Pengusaha Pemula

Sebaiknya menggunakan bahan baku yang mudah ditemukan di sekitar lokasi, supaya tidak menyulitkan dan persentase membeli bahan baku di tempat yang sama bisa dilakukan.

4. Menentukan kemasan

Selanjutnya menentukan kemasan. Usahakan kemasan memiliki kualitas yang baik agar hewan kecil atau benda asing tidak masuk ke dalam kemasan makanan.

Selain itu, kamu juga bisa memilih kemasan yang ramah lingkungan dan menghiasnya supaya pelanggan terkesan.

5. Melakukan promosi

Cara terakhir melakukan promosi. Lakukan promosi dengan strategi supaya dapat menjangkau pelanggan lebih banyak.

Misalnya dengan memasang baliho di pinggir jalan atau membagikan brosur, kamu juga bisa memanfaatkan media sosial dan marketplace.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau