KOMPAS.com - Sebagai pelaku bisnis melakukan promosi secara terus-menerus menjadi pilihan. Hal tersebut dilakukan supaya pelanggan mengetahui produk atau jasa yang ditawarkan.
Tak hanya itu, pebisnis memiliki keyakinan apabila melakukan promosi secara terus-menerus akan menguntungkan mereka.
Namun, promosi yang dilakukan secara terus-menerus bisa memunculkan brand fatigue. Brand fatigue merupakan fenomena pemasaran terlalu banyak mengirimkan promosi sekaligus.
Alhasil, pelanggan bisa saja merasa terganggu dan bosan. Pastinya Kamu tidak ingin mengalami hal itu bukan? Oleh karena itu, berikut ini beberapa tips yang bisa menghindari brand fatigue.
Baca juga: Tips Kunci untuk Membangun Brand Identity bagi UMKM
Salah satu indikasi munculnya peristiwa brand fatigue yakni berkurangnya engagement rate yang dihasilkan oleh promosi marketing di beragam platform.
Hal tersebut terjadi karena platform tertentu memberikan denda saat melanggar aturan dari platform itu.
Alhasil, promosi yang dilakukan tidak bisa dilihat pelanggan. Agar hal ini tidak terjadi harus perhatikan analisis yang dihasilkan dari promosi yang sudah dilakukan. Apabila penurunan terlihat signifikan artinya Kamu harus mengubah strategi marketing.
Brand harus membuat konten promosi yang disampaikan supaya terasa personal untuk pelanggan, karena mereka ingin merasa spesial.
Buatlah seperti Kamu dekat dengan pelanggan secara pribadi dan konten yang mudah dipahami oleh pelanggan.
Baca juga: Cara Meningkatkan Brand Experience Produk, Salah Satunya Lewat Storyatelling
Dengan melakukan hal tersebut, brand fatigue bisa terhindar karena pelanggan merasa keperluannya diperhatikan.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.