Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Hidayat Wiji Merintis Bisnis Miniatur dari Koran Bekas Bermodal Rp 600 Ribu

Kompas.com, 26 Mei 2023, 14:50 WIB
Rheina Arfiana,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Sejak tahun 2018-an, Hidayat Wiji Saputra (27) menekuni bisnis miniatur dari koran bekas dengan nama Mikon Craft.

Namun saat itu, bisnis tersebut berupa pekerjaan sampingan, karena ia masih bekerja di salah satu perusahaan industri di bagian pengiriman.

Hidayat mengungkap, alasannya memulai bisnis miniatur dari koran bekas, karena dulu ia bekerja sistem kontrak yang tidak memiliki pekerjaan umum, kemudian dalam suatu kesempatan, ia melihat saudaranya berlangganan koran.

“Dari situ iseng membuat kerajinan. Zaman dulu waktu masih sekolah SD kan sering ada kerajinan, saya juga sambil melihat-lihat di YouTube dan saya kembangkan lagi hasil karya dari korannya. Jadi, enggak bikin asal-asalan,” kata Hidayat ketika dihubungi oleh Kompas.com, Kamis (25/5/2023).

Baca juga: Kisah Sukses Zahlan Berbisnis Kerajinan dari Pelepah Pisang, Awalnya Hanya Supplier

“Nah saya membuat satu dan mencoba posting, alhamdulillah ada tetangga dan teman lama tertarik. Dari situ saya kepikiran, lumayan juga hasil dari koran yang tidak terpakai diolah lagi dan bisa menghasilkan uang,” lanjutnya.

Hal itu membuat Hidayat lebih bersemangat dan semakin giat membuat karya-karya yang lebih menarik.

Kemudian, ia mulai mempromosikannya melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook. Selain itu juga mencoba ikut pelatihan di grup-grup khusus pengrajin, supaya bisa lebih berkembang.

Seiring berjalannya waktu, bisnis miniatur yang bermerek Mikon Craft menghasilkan bermacam-macam produk seperti kapal tanker, kapal one piece, sepeda motor, becak, pesawat terbang sampai patung.

Produk miniatur merek Mikon Craft dok.pemilik Mikon Craft Produk miniatur merek Mikon Craft

Hidayat dibantu oleh keluarga dalam proses produksi, yang mana biasanya menghabiskan waktu 2 hari sampai 4 hari, tergantung dari produk apa yang dipesan pelanggan.

Ketika ditanya modal, Hidayat mengaku mengeluarkan sekitar Rp 600.000 dari tabungannya untuk membeli alat-alat dan bahan seperti cat, gunting, cutter, dan koran.

“Untuk pendapatan tidak menentu, sempat mendapatkan Rp 4 juta, belum bersih. Sekarang rata-rata Rp 1,5 jt untuk bersihnya selama satu bulan,” jelas Hidayat.

Baca juga: Catat! Pameran Mebel dan Kerajinan Digelar di ICE BSD 14-17 September

Ia mengatakan, bisnis miniatur bisa bertahan karena memiliki kelompok, yang mana kelompok tersebut sudah memiliki pelanggan masing-masing.

"Terkadang kelompok tersebut saling melempar orderan, jika tidak sanggup membuatnya," ujarnya.

Desain menarik denfan detail dan kualitas yang rapi diakui Hidayat merupakan kelebihan yang fimiliki produk Mikon Craft dibanding dengan produk lain yang sejenis.

"Tak hanya itu, warna produk sebagian dari cat dan warna koran motifnya seperti batik. Selain itu, bisa membuat produk sesuai keinginan pelanggan," papar Hidayat.

Target pasar produk Mikon Craft adalah semua kalangan. Sementara, untuk pengiriman sudah ke berbagai kota seperti Surabaya, Jakarta, Medan, Malang, bahkan hingga ke Malaysia dan Singapura.

Hidayat berharap, ke depannya dapat memiliki tim khusus untuk membantunya di bagian pemasaran dan menggaet pelanggan, yang sebelumnya ia lakukan sendiri.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau