Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terbang ke China, Walikota Malang Kenalkan Produk UMKM ke Luar Negeri

Kompas.com, 12 Juni 2023, 08:51 WIB
Nugraha Perdana,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

MALANG, KOMPAS.com - Wali Kota Malang, Sutiaji melakukan kunjungan ke China. Orang nomor satu di Kota Malang itu memperkenalkan produk-produk UMKM lokal ke negara tersebut.

Kunjungan Sutiaji tersebut atas undangan Kedutaan Besar RI di China untuk hadir dalam event Indonesia Fair yang diadakan di Beijing pada Sabtu (10/6/2023).

Sutiaji menjelaskan, beberapa produk UMKM lokal unggulan Kota Malang yang dikenalkan antara lain Kalung Aksesories dari Eva Unique Accesories, Kipas dan notebook dari D'Sil Handmade, Daster Malangan dari Red Tulip, Marsalia Embrodiery dan Heny Dasterqu serta Batik Malangan dari Soendari Batik.

Baca juga: Bisnis Kafe Meredup? Simak 5 Cara Unik Mendongkrak Penjualannya

Dia berharap, kedatangannya ke Tiongkok dapat membuka pintu perdagangan bagi UMKM asal Kota Malang ke luar negeri, serta menjadi promosi wisata agar banyak wisatawan dari China yang berkunjung ke kota ini.

"Artinya ini jadi awalan, kita promosikan, kita kenalkan agar produk Indonesia khususnya Kota Malang bisa diapresiasi di sana," kata Sutiaji pekan lalu.

Produk UMKM dari Kota Malang yang dibawa tersebut telah dikurasi oleh dinas terkait. Sutiaji juga berharap promosi wisata yang dilakukan membuat Kota Malang bisa menjadi pilihan wisatawan asing.

"Harapan saya nanti Kota Malang ini semakin dikenal, goal-nya adalah bagaimana nanti Kota Malang juga menjadi destinasi pilihan bagi wisatawan asing dan Insya Allah apa yang kami paparkan jadi khasanah pengetahuan terkait budaya di Kota Malang," katanya.

Kehadiran produk-produk UMKM asal Malang juga menarik minat masyarakat Tiongkok yang berkunjung. Selain itu, juga menarik perhatian duta besar seluruh dunia untuk Tiongkok yang hadir sebagai tamu undangan. Ada lebih dari 6.000 pengunjung dalam kegiatan itu.

Baca juga: Rahasia Sepatu Lokal Bandung Geoff Maxx Bisa Fokus Inovasi

"Berbagai produk-produk UMKM yang kami bawa sangat mewarnai pameran kali ini, banyak duta besar dari seluruh dunia yang mampir ke booth Kota Malang dan menunjukkan ketertarikannya," katanya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Malang, Widayati Sutiaji mengatakan, produk diminati oleh pengunjung yakni daster. Terutama dari ibu-ibu istri duta besar yang hadir.

"Terutama daster malang dan berbagai aksesoris yang kami bawa" katanya.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau