Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jarang Diketahui, Ini Sisi Negatif Bisnis Dropship

Kompas.com, 24 Juni 2023, 15:00 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Bisnis dropship menjadi salah satu jenis bisnis yang populer beberapa tahun belakangan. Alasannya tentu saja karena bisnis ini bisa dijalankan tanpa modal oleh siapa saja. Meskipun dianggap sangat menguntungkan, namun bisnis dropship tetap memiliki sisi negatif.

Sebelum memutuskan untuk mencoba bisnis dropship, ada baiknya Anda mengenali apa saja sisi negatif bisnis ini. Sesuaikan dengan kemampuan, baru kemudian ambil keputusan untuk mencobanya atau tidak.

Dilansir dari Cermati.com, berikut ini beberapa sisi negatif bisnis dropship yang jarang diketahui :

1. Persaingan sangat kompetitif

Banyak kelebihan yang dimiliki bisnis dropship, mulai dari modal yang minim, mudah dilakukan siapa saja, tanpa biaya operasional, tidak perlu stok, dan lain sebagainya. Kelebihan inilah yang membuat banyak orang mulai menjalankan bisnis dropship.

Semakin banyak bisnis dropship, tentu saja meningkatkan persaingan bisnis dan banyak kompetitor yang harus dihadapi. Meskipun produknya beragam, tapi produk yang sama dengan produk yang Anda jual pasti banyak. Biasanya pedagang tangan pertama atau supplier mencari banyak dropshipper agar jualannya cepat habis.

2. Margin Keuntungan Relatif Rendah

Dropshipper atau orang yang menjalankan bisnis dropship merupakan pihak ketiga. Jadi cukup lumrah jika margin keuntungan yang didapatkan rendah.

Apalagi bisnis satu ini termasuk bisnis ini banyak pesaingnya. Jadi Anda harus mampu perang harga dengan supplier atau dropshipper lainnya.

Selain itu, dropshipper juga jarang yang bisa berjualan di e-commerce atau marketplace. Pasalnya di sana berisi para supplier yang harganya sangat murah. Jadi tentu saja dropshipper akan kalah dengan seller tangan pertama.

Bahkan banyak orang mengatakan bahwa dropshipper hanya menguntungkan supplier saja. Pasalnya supplier bisa bersantai sambil menunggu jualannya habis. Karena itu, bisnis ini hanya direkomendasikan untuk jangka pendek, bukan jangka panjang.

Baca juga: Pebisnis Pemula Begini Tips Sukses dalam Merintis Bisnis Online

3. Masalah Stok atau Ketersediaan Barang

Dropshipper hanya bertugas mempromosikan dan menjual produk dari supplier. Urusan-urusan lainnya akan dikerjakan oleh supplier mulai dari stok barang sampai pengiriman. Apakah hal tersebut menguntungkan?

Ada sisi positif dan negatifnya. Sisi negatifnya yaitu dropshipper tidak bisa mengontrol stok dan ketersediaannya. Jika ada yang memesan produk, Anda tidak bisa memastikan apakah barang tersebut benar-benar dikirim atau tidak.

Jika pelanggan bertanya kapan barang restock, Anda hanya bisa memberikan janji manis saja. Pasalnya dropshipper tidak tahu soal kapan produk akan tersedia di gudang.

Ketika ada masalah, tentu saja pelanggan akan komplain dan meminta ganti rugi. Sehingga, sebagai dropshipper Anda akan sangat dirugikan dalam hal ini.

4. Tidak Tahu Kualitas Produk Jualan Sebenarnya

Para dropshipper sebenarnya seperti pembeli. Anda hanya bisa melihat produk melalui gambar dan video saja, tanpa tahu bagaimana kualitas sebenarnya. Apakah kualitasnya layak untuk dibanggakan atau tidak.

Jika Anda termasuk orang yang menjual produk berdasarkan kualitas, sulit untuk mengontrol kualitasnya langsung. Pasalnya apa yang dilihat di video atau gambar belum tentu seperti aslinya.

5. Sulit untuk Branding

Dropshipper selalu menjual produk milik orang lain. Jadi sulit untuk membangun brand milik sendiri karena selalu bekerja untuk orang lain. Sayang sekali jika Anda memiliki mindset untuk selalu menjadi dropshipper karena minim modal dan risiko.

Memang membangun brand sendiri lebih berisiko, namun kemungkinan jangka panjangnya lebih baik dari dropship. Apalagi margin yang minim pada bisnis dropship membuat penghasilan sangat kecil. Kapan suksesnya?

6. Nama Baik Tergantung Supplier

Tugas utama dropship adalah mempromosikan produk atau jasa melalui brand sendiri. Padahal promosi yang tak sesuai dengan fakta bisa merusak reputasi bisnis tersebut. Sementara itu, proses produksi, packing, pengiriman, dan lain sebagainya banyak masalah.

Jika supplier melakukan kesalahan, maka Anda akan ikut bertanggung jawab karena berhubungan langsung dengan pelanggan. Oleh sebab itu, pemilihan supplier sangat penting dalam bisnis dropship.

7. Kompleksitas dalam Pengiriman

Bisnis dropship selalu dijalankan secara online. Oleh sebab itu berhubungan dengan jasa pengiriman. Jika dropshipper menjual produk lebih dari satu supplier, maka pengiriman akan menjadi lebih kompleks.

Misalnya, ada pembeli yang membeli tiga produk tertentu. Ternyata produk tersebut dari supplier yang berbeda. Maka pembeli harus membayar tiga biaya pengiriman karena lokasi supplier yang berbeda-beda.

Kebanyakan pembeli keberatan dengan hal tersebut sehingga tidak jadi membeli. Jika dropshipper yang menanggung biaya pengiriman, maka Anda hanya akan mengalami kerugian. Apalagi margin keuntungan dari bisnis dropship terbilang sangat kecil.

8. Kustomisasi Terbatas

Sisi negatif bisnis dropship yang juga tak boleh diabaikan yaitu kustomisasi yang terbatas membuat Anda menjadi tidak kreatif dan inovatif. Dropshipper hanya menjual apapun yang disediakan oleh supplier.

Kendali atas produk berada di tangan supplier sehingga tidak bisa melakukan kustomisasi. Beberapa supplier memperbolehkan kustomisasi, namun tetap kendali terbesar ada pada supplier.

Setiap jenis bisnis pasti ada sisi positif dan negatifnya masing-masing. Termasuk bisnis dropship yang sedang populer akhir-akhir ini.

Sebelum mencoba bisnis ini, sebaiknya Anda melakukan analisis dengan baik. Jangan sampai mengalami masalah yang membuat bisnis yang baru mulai dirintis justru merugi.

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Jagoan Lokal
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
Program
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Training
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Program
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau