Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

LPEI Dorong UMKM Indonesia Masuk ke Dalam Rantai Pasok Global

Kompas.com - 23/12/2023, 16:42 WIB
Nur Wahyu Pratama,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com– Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mencatat telah memberikan dukungan terhadap hampir 5.000 UKM, dan dari jumlah tersebut 500 UKM di antaranya sudah menjadi eksportir.

Kepala Divisi Penugasan Khusus Ekspor LPEI Wahyu Bagus Yuliantok mengatakan pelaku UMKM di Indonesia sebenarnya memiliki peluang besar untuk memperluas pasar ekspor dengan menggunakan beberapa strategi. Karena itu, UMKM Indonesia harus menjadi bagian dari rantai pasok global.

“Produk Indonesia harus bisa dikonsumsi oleh pasar global, misalnya pembuatan mobil mewah itu pasti joknya terbuat dari kulit, harapannya kulitnya bisa dipasok dari Garut. Kita harus bisa fokus ke bahan baku untuk produksi tersebut harus berasal dari Indonesia untuk agar produk Indonesia bisa ekspor,” ungkap Bagus saat ditemui Kompas.com pada Media Tour LPEI di Yogyakarta pada Selasa (19/12/2023).

Selain itu, saat ini orientasi negara tujuan ekspor Indonesia juga sudah mulai masuk ke negara lain, dan tidak hanya fokus ke Amerika, Eropa, Jepang, dan negara besar lainnya.

Bagus menuturkan, pada tahun 2045, negara Afrika menjadi 5 negara terbesar tujuan ekspor Indonesia. Meskipun saat ini, market produk Indonesia ke Afrika masih di bawah 1 persen.

“Pelaku usaha kita melihat negara Afrika menjadi tujuan utama dari beberapa negara terutama untuk barang-barang yang consumers goods, baik pakaian, obat-obatan seperti multivitamin dan vaksin,” lanjut Bagus.

 

Untuk mencapai target tersebut, LPEI akan lebih fokus dalam mendukung peningkatan kapasitas pelaku UMKM berorientasi ekspor agar tetap bersaing di pasar internasional dan menjadi bagian dari rantai pasok global (global value chain).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Kenali 'Data Driven' Agar Berbisnis Lewat TikTok Lebih Optimal

Kenali "Data Driven" Agar Berbisnis Lewat TikTok Lebih Optimal

Training
Tingkatkan Keterampilan Pelaku UMKM, PLN Ajak 250 IRT Pelatihan Menjahit dan Membatik

Tingkatkan Keterampilan Pelaku UMKM, PLN Ajak 250 IRT Pelatihan Menjahit dan Membatik

Program
Tingkatkan Kompetensi UMKM di Papua, Kementerian Investasi Bersama Dekranas Gelar Forum Pelatihan

Tingkatkan Kompetensi UMKM di Papua, Kementerian Investasi Bersama Dekranas Gelar Forum Pelatihan

Training
4 Cara Menarik Pelanggan Saat Membangun Bisnis Baru

4 Cara Menarik Pelanggan Saat Membangun Bisnis Baru

Training
40 Pelaku Usaha di Penjaringan Ikut Pelatihan Kuliner, Salah Satunya Dilatih Buat Menu Mie Gacoan

40 Pelaku Usaha di Penjaringan Ikut Pelatihan Kuliner, Salah Satunya Dilatih Buat Menu Mie Gacoan

Program
Diskop Kulon Progo Sebut 1.066 Produk UMKM Lolos Kurasi BelaBeliKu

Diskop Kulon Progo Sebut 1.066 Produk UMKM Lolos Kurasi BelaBeliKu

Program
KemenKopUKM dan BRIN Jajaki Kerja Sama Komersialisasi Hasil Riset Pengembangan UMKM

KemenKopUKM dan BRIN Jajaki Kerja Sama Komersialisasi Hasil Riset Pengembangan UMKM

Program
Holding BUMN Pangan Gandeng INKUD untuk Sediakan Benih Unggul bagi Petani

Holding BUMN Pangan Gandeng INKUD untuk Sediakan Benih Unggul bagi Petani

Program
Produksi Lokal Menurun, Gula Aren Asal Kediri 'Banjiri' Pasar Rangkasbitung

Produksi Lokal Menurun, Gula Aren Asal Kediri "Banjiri" Pasar Rangkasbitung

Training
YDBA Targetkan 300 dari 1.300 UMKM Binaannya Bisa Mandiri

YDBA Targetkan 300 dari 1.300 UMKM Binaannya Bisa Mandiri

Program
Minuman Kopi Satu Liter Jadi Penyelamat Bisnis Dua Coffee

Minuman Kopi Satu Liter Jadi Penyelamat Bisnis Dua Coffee

Jagoan Lokal
Tembakau Jember Ini Didorong Mendapatkan Sertifikat Indikator Geografis

Tembakau Jember Ini Didorong Mendapatkan Sertifikat Indikator Geografis

Training
Puluhan Disabilitas di Karawang Ikuti Pelatihan Barista oleh PNM

Puluhan Disabilitas di Karawang Ikuti Pelatihan Barista oleh PNM

Program
Pemkot Kendari Hadirkan Eco KIM untuk Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM

Pemkot Kendari Hadirkan Eco KIM untuk Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM

Program
Produk Olahan Rotan Indang Apang Galeri Berhasil Tembus Pasar Internasional

Produk Olahan Rotan Indang Apang Galeri Berhasil Tembus Pasar Internasional

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com